13 Maret 2018 08:31 WIB

Mengejutkan, Polisi Temukan Keanehan dalam Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen

Ditemukan sejumlah fakta yang diduga pemicu minibus kehilangan kendali dan terguling.

Tanjakan Emen (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kecelakaan maut kembali terjadi di Tanjakan Emen pada hari Senin, tanggal 12 Maret 2018. Sebanyak 16 penumpang menderita luka-luka setelah minibus travel mengalami kecelakaan di tanjakan yang berlokasi di Cicenang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Minibus tersebut mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Bandung menuju Indramayu. Yang cukup mengejutkan, bus berwarna putih itu terguling tepat di lokasi kecelakaan maut bus pariwisata yang menewaskan 25 wisatawan asal Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten sebulan lalu yaitu tanggal 10 Februari 2018.

Kepolisian belum bisa memastikan penyebab kecelakaan minibus bernomor polisi E 7548 BA ini. Hanya saja, ditemukan sejumlah fakta yang diduga pemicu minibus kehilangan kendali dan terguling.
Menurut Kepala Polres Subang, AKBP Mohammad Joni, berdasarkan pengakuan sopir minibus, kendaraannya sempat mengalami gangguan pada saat dia memindah persneling ketika minibus tersebut melintas di lokasi.


"Ya, Kalau Habib Rizieq Pulang Akan Diamankan"

"Menurut keterangan sopir, tiba-tiba ada gangguan, tidak bisa mengoper gigi tiga ke gigi dua, mobil melaju kencang dan terguling," kata Joni.

Apa yang disampaikan sopir minibus itu nyaris sama dengan apa yang ditemukan polisi pada saat melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus wisata yang mengalami kecelakaan di lokasi yang sama.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan posisi persneling minibus masih berada di gigi tiga. Dan anehnya, polisi juga menemukan rem tangan pada minibus sudah dalam posisi tertarik atau dengan kata lain, sopir berupaya menghentikan laju bus dengan rem tangan.

"Lebih jauh kami akan memeriksa fungsi rem," katanya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan atau olah TKP di Tanjakan Emen, polisi hanya menemukan jejak ban sebelah kiri saja di atas aspal.
Kecelakaan minibus travel ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sekitar Tanjakan Emen.

Selama ini cukup banyak yang mengaitkan kejadian kecelakaan di Tanjakan Emen dengan cerita mistis. Di luar itu semua, jika dilihat dari medan di Tanjakan Emen, memang rawan terjadi kecelakaan.

Tanjakan Emen adalah bukan ruas jalan biasa. Sesuai namanya, jalur ini memang terkendala dengan medan yang menanjak dan tikungan tajam. Belum lagi wilayah ini sering tertutup kabut tebal.

Namun, menurut Muhammad Joni, Kepolisian telah menyiapkan jalur penyelamatan untuk mencegah terjadinya kecelakaan di Tanjakan Emen.

"Kita sudah membuat jalur penyelamatan, hanya saja belum diketahui kapan PU (Pekerjaan Umum) melaksanakannya. Badan mini bus sudah dievakuasi ke markas Polres," ujar Joni.

Sebelum Meninggal, Pratu Randi Sempat Selamatkan Anak TK
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Penulis Suara Kita