Jitunews.Com
11 Maret 2018 07:45 WIB

Pengkritik Pemerintah Cepat Ditindak, Fadli: Saya Ngetes Aparat dengan Laporkan Penyebar Hoaks

Fadli menilai hoaks dijadikan sebagai alat politik

Fadli Zon (Twitter @fadlizon)

JAKARTA, JITUNEWS.COMWakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut aparat hukum dinilai oleh masyarakat hanya menindak kasus hoaks hanya pada pihak tertentu. Mereka cepat dalam menindak pelaku di luar pemerintahan atau pengkritik pemerintah, namun lambat dalam menindak jika laporan pelaku di pihak pemerintah.

“Pengkritik pemerintah justru cepat ditangkap bahkan tanpa surat pemanggilan. Untuk itu saya mencoba mengetes aparat dengan melaporkan beberapa orang yang jelas-jelas menyebar hoaks apakah ditindak,” ungkap Fadli dalam diskusi #WarOnHoax yang digelar Jurnalis Islam Bersatu (JITU) di Jakarta, Sabtu (10/3).

Ia menilai hoaks dijadikan sebagai alat politik. Bahkan, publik menilai pemberantasan hoaks ini yang menajdi korban adalah umat Muslim.



Berkembangnya Hoax Beri Keuntungan untuk Kelompok yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

“Saya komplain kenapa aparat getol melabeli Muslim Cyber Army sebagai penyebar hoaks. Sebab tidak bisa aparat melabeli tersangka dengan profiling pelaku apalagi memframing. Sehingga banyak masyarakat menilai justru pemberantasan hoaks ini mayoritas Muslim yang menjadi korban,” ungkapnya.

Fadli menilai pemerintahan Joko Widodo tidak memiliki kepemimpinan yang baik. Banyak kebijakan yang menjadi kontroversi, salah satunya mengenai data kependudukan.

“Registrasi SIM card contohnya, siapa yang menjamin keamanan data di sana. Padahal banyak operator komunikasi di Indonesia dimiliki oleh negara asing,” pungkasnya.

Fadli dan Fahri vs Sekjen PSI, Ade Armando: Seperti Senior Lihat Siswa Baru Lebih Pintar
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita