Jitunews.Com
2 Maret 2018 21:42 WIB

Jokowi Minta Harga Beras Diturunkan Sebelum Ramadan

Sampai dengan Februari 2018, harga beras untuk semua kualitas mengalami kenaikan.

Pekerja mengangkat beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (27/7). (Jitunews/Rezaldy)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Setelah dipanggil menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menko Perekonomian, Darmin Nasution, lalu bicara kepada awak media, bahwa Presiden meminta harga beras sudah kembali normal sebelum Ramadan. Sebagaimana diketahui, bulan Ramadan akan jatuh pada pertengahan Mei nanti

”Presiden prinsipnya mau supaya sebelum Lebaran, sebelum puasa harus sudah normal kembali (harga beras, red),” ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/3). 

Permintaan Jokowi itu atas dasar fakta di lapangan, bahwa ia prihatin sampai dengan Februari 2018, harga beras untuk semua kualitas mengalami kenaikan. Harga beras kualitas premium di penggilingan naik 0,31 persen menjadi Rp 10.382 per kg dari Januari yang sebesar Rp 10.350 per kg.



Ketua MPR: Mohon Pak Jokowi Batalkan Impor Beras

Untuk beras kualitas medium naik 0,37 persen menjadi Rp 10.215 per kg dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp 10.177 per kg. Sedangkan untuk kualitas rendah naik 1,99 persen menjadi 9.987 per kg dari Januari yang sebesar Rp 9.793 per kg.

Menurut Darmin, ini persoalan harga beras masih belum selesai meskipun beberapa daerah sentra produksi sudah mengalami panen. Sebab, harga gabah kering petani (GKP) masih di atas Rp 5.000 per kg atau jauh dari harga fleksibilitas yang semestinya sebesar Rp 4.400 per kg.

”Artinya, kita melihat persoalan beras ini belum, walaupun panen dibilang sudah mulai ya betul, nggak ada yang bantah. Tapi belum di puncaknya, kita panen belum bisa memenuhi kebutuhan per bulan, tapi bulan depan baru mulai,” ungkap Darmin. 

Harga Gabah Turun, Tapi Harga Beras Naik
Halaman:
  • Penulis: Riana,Yusran Edo Fauzi

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita