Jitunews.Com
2 Maret 2018 20:22 WIB

Harga Gabah Turun, Tapi Harga Beras Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan harga beras di penggilingan untuk kualitas premium, medium, dan rendah naik selama Februari 2018.

Pembeli memilih beras yang dijual di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (27/7). (Jitunews/Rezaldy)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan, kenaikan harga beras di penggilingan paling besar terjadi pada beras dengan kualitas rendah.

“Bisa dilihat beras dengan kualitas premium, medium, dan rendah masih alami kenaikan harga,” kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, Kamis (1/3).

Harga beras kualitas premium di penggilingan naik 0,31 persen menjadi Rp 10.382 per kg dari Januari yang sebesar Rp 10.350 per kg. Untuk beras kualitas medium naik 0,37 persen menjadi Rp 10.215 per kg dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp 10.177 per kg. Sedangkan untuk kualitas rendah naik 1,99 persen menjadi 9.987 per kg dari Januari yang sebesar Rp 9.793 per kg.



DPR: Sebaiknya Pemerintah Tidak Impor Beras yang Membuat Petani Menjerit

“Beras kualitas premium naik 0,31 persen, medium naik 0,37 persen, dan rendah alami kenaikan 1,99 persen. Sehingga beras kualitas rendah sudah mencapai Rp 9.987 per kg,” jelasnya.

Namun, Suhariyanto juga menjelaskan, harga gabah kering panen (GKP) di petani malah turun 3,84 persen menjadi Rp 5.207, di tingkat penggilingan juga turun 3,70 persen menjadi Rp 5.305 per kg.

Untuk gabah kering giling (GKG) di petani Rp 5.961 per kg atau turun 0,68 persen dan di penggilingan Rp 6.094 per kg atau turun 0,08 persen. Penurunan juga terjadi pada gabah kualitas rendah di petani Rp 4.756 per kg atau turun 3,39 persen dan di penggilingan Rp 4.843 per kg atau turun 3,34 persen.

“Dengan menggabungkan harga gabah sampai beras di eceran. Bisa dilihat harga gabah kering di level petani turun, kalau beras di penggilingan naik, beras grosir naik 1,13 persen, dan beras eceran naik 1,14 persen,” pungkas Suhariyanto.

 

Beras Impor Masuk RI, DPR: Kebijakan Jokowi Membunuh Petani dalam Negeri
Halaman:
  • Penulis: Riana,Yusran Edo Fauzi

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita