2 Maret 2018 09:00 WIB

Soal Kasus E-KTP, KPK: Proyek Tahun Anggaran 2011 ini Diduga Dikuasai Tiga Partai Besar

Tunggu bukti keterlibatan fraksi DPR RI

Logo KPK. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu langkah penyidik membuktikan keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Termasuk dugaan keterlibatan para ketua Fraksi DPR RI yang disebut-sebut turut menikmati uang proyek yang merugikan negara senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

Ketika itu, dalam dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut KPK, proyek e-KTP tahun anggaran 2011 ini diduga dikuasai tiga partai besar.


KPK Sebut Beberapa Calon Kepala Daerah Tak lama Lagi Jadi Tersangka

"Jadi penyelidik atau penyidik akan melihat sejauh mana peran setiap orang bukan sekadar disebut-sebut," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat dikonfirmasi, pada hari Kamis (1/3).

Saut mengatakan, setiap fakta yang muncul dalam sidang akan terus digali dan dipertajam dengan bukti-bukti yang kuat, khususnya kesaksian Muhammad Nazaruddin.

Dalam sidang dia menyebut masing-masing ketua Fraksi di DPR ikut menerima fee dengan jumlah yang bervariasi.

"Kalau ada fakta-fakta yang bisa kami kembangkan nanti, maka hanya masalah waktu saja. Namun kalau tidak, ya kami harus hati-hati," kata Saut.

Tanggapi 'Pengembalian Duit Korupsi Setop Kasus', KPK: Itu Bisa Saja
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Penulis Suara Kita