Jitunews.Com
26 Februari 2018 16:15 WIB

Siapkan Uang Rp 20 M, Setnov: Enggak, Itu Bukan Buat KPK

" Ya macam-macam kayak pengacara, lain-lain yang resmi ya, itu yang besar."

Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto (kanan) bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/2). (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setya Novanto (Setnov), Mantan Ketua DPR RI  berdalih telah menyiapkan uang Rp 20 miliar untuk menyewa jasa pengacara bila dijerat KPK dalam kasus e-KTP. Setnov mengaku bukan untuk menyuap KPK dan hakim praperadilan.

Dia menegaskan uang sebanyak itu untuk menyewa jasa tim pengacara dan lain-lain secara resmi.

"Engga, itu kan bukan buat KPK. Itu kan masalahnya kalau sudah berkaitan dengan hal-hal hukum pasti perlu bayar yang resmi. Ya macam-macam kayak pengacara, lain-lain yang resmi ya, itu yang besar," kata Novanto dikonfirmasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada hari Senin (26/2).



Hasil Sadap Setya Novanto: Sebut Ongkos 20 Miliar Jika Dikejar KPK

Pada sidang sebelumnya, Jaksa KPK memutarkan hasil rekaman percakapan antara Setnov dengan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong berkaitan proyek e-KTP.

Dalam perbincangan itu, Setnov mengultimatum Andi untuk tidak banyak bicara, sebab biaya bila 'dikejar-kejar' oleh KPK mencapai Rp 20 miliar. Andi sendiri sudah lebih dulu dijerat KPK sebelum Setnov.

"Kalau kena kasus masalahnya bayar macam-macam, bayar lawyer administrasi yang berkaitan, yang resmi-remsi itu diitung besar banget," katanya.

 

Hakim: Anas Urbaningrum Memuluskan Jalannya Pejabat, Setya Novanto Mencari Pengusaha Mensukseskan Proyek
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita