21 Februari 2018 14:20 WIB

Jadi Korban Penyerangan di Gereja Santa Lidwina, Romo Prier: Mungkin Pelaku Salah Memukul Saya

"Saya memaafkan pelaku."

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menjenguk Romo Pier yang menjadi korban penyerangan Gereja Santa Lidwina di RS Panti Rapih, MInggu (11/2). (Twitter @humas_jogja)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Korban penyerangan saat ibadah Misa di Gereja Katolik Santa Lidwina Sleman, Romo Karl Edmund Prier mengalami luka serius. Meski demikian, Romo Prier memaafkan pelaku penyerangan, Suliono.

"(Saya) memaafkan (pelaku), jelas," kata Romo Prier kepada wartawan seusai bertemu Kapolda DIY di Mapolda DIY, Jalan Ring Road Utara, Sleman, pada hari Rabu (21/2).

Romo Prier berharap pelaku menyadari perbuatannya dan bertaubat agar menjadi pribadi yang lebih baik.

"Harapan saya dia sadar, mungkin keliru dengan memukul saya," ujarnya. 

Romo Prier juga mengimbau seluruh umat agar tidak takut dan tidak langsung cemas ketika ada ancaman.

Romo Prier bertemu Kapolda DIY untuk menyampaikan ucapan dan rasa terima kasih kepada Kepolisian yang sudah memroses kasus ini dengan baik. Pasalnya, Kepolisian tidak butuh waktu lama untuk menangkap pelaku dan setelah itu polisi mampu menjaga situasi tetap kondusif. 

"Saya (juga) menjelaskan bahwa saya tidak punya hubungan (dengan pelaku)," terangnya. 

Sementara itu, menyangkut kondisi kesehatannya saat ini, Romo Prier mengaku tubuhnya masih terasa lemas. "Fisik belum kuat, masih dalam proses penyembuhan," imbuhnya.


Soal Penyerangan Terhadap KH Hakam Mubarok, Bamsoet: Saya Mengutuk KerasTokoh Agama Diserang Orang Gila, Menkes: Mereka Berhalusinasi
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Penulis Suara Kita