Jitunews.Com
19 Februari 2018 14:30 WIB

3 Gaya Unik untuk Hunianmu, Mana yang Kamu Pilih?

Kalau kamu bosan dengan gaya klasik atau gaya mainstream, coba pilih satu gaya hunian yang unik ini ya!

Ruang duduk dengan dinding bergaya industrial. (GettyImages )

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Udah tahu kan bahwa tampilan rumah mencerminkan penghuninya? Jadi, kamu sebaiknya jangan menampilan interior rumah yang asal-asalan.

Kalau kamu bosan dengan gaya klasik atau gaya mainstream, coba pilih satu gaya hunian yang unik berikut ini:

Gaya Rustic



Gaya Victorian Buat Kamu Penyuka Kemegahan!

Interior bergaya rustic terkesan alami. Biasanya bernuansa warna cokelat sehingga menebarkan aura pedesaan. Ciri khas desain interior bergaya rustic ada pada materialnya yang tidak di-finishing, semisal furnitur kayu yang tidak dicat, dinding yang tidak diplester dan penggunaan batu alam.

Menyesuaikan tampilannya yang alami, gaya rustic juga bisa menggunakan perabotan bekas yang tampak tua untuk mempermanis ruangan. Kayaknya sih gampang ya, tapi sebenarnya agak susah juga lho. Kalau kamu asal saja memilih gaya ini, salah-salah bisa bikin rumah bagaikan gudang saja.

So, kalau kamu ingin memadukan konsep rustic dengan gaya modern, cobalah menambahkan furnitur yang tampak alami di ruangan serba high-tech. Biarkan furnitur tersebut tampil apa adanya tanpa polesan apa pun. Caranya bisa melalui penggunaan bata ekspos dan serat kelapa yang ditampilkan bersama kaca atau logam di salah satu dinding ruangan.

Gaya Industrial

Gaya ini biasanya diterapkan pada ruang publik di rumah, misalnya ruang keluarga atau dapur. Gaya ini lebih menekankan pada pengaplikasian raw material pada dinding, lantai, dan plafon yang merupakan ciri khas gaya ini. Kamu bisa mengekspos material penutup dinding dan lantai untuk menyajikan kesan ruang yang natural.

Jika menginginkan tampilan yang rapi, kamu juga dapat memilih material bata press yang permukaannya memiliki tekstur lebih halus dan rata untuk material penutup dinding.

Sedangkan untuk menutup lantai, kamu dapat mengekspos acian semen untuk memberikan kesan unfinished. Jangan lupa memberikan lapisan coating untuk menghindari lembap dan jamur pada permukaan dinding dan lantai.

Sempurnakanlah tampilan ruang dengan memilih elemen pengisi ruangan dan furnitur yang sesuai dengan tema. Ranjang yang terbuat dari kayu bekas bantalan rel kereta api atau potongan kayu tanpa finishing yang menonjolkan keindahan serat alaminya, bisa jadi cocok untuk mengisi kamar tidur industrial bergaya rustic.

Gaya Retro

Gaya retro yang mengacu pada sesuatu yang old school ini biasanya mengambil tren tahun 1950-an hingga 1970-an. Gaya retro merupakan salah satu gaya yang awet dan tak lekang oleh waktu. Nah, untuk mengaplikasikannya pada rumahmu, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih warna. Gaya retro lekat dengan warna-warna cerah. Sebut saja, hijau, kuning, oranye, dan lain-lain.
Padukan pula motif dan corak yang bisa menghias rumah. Kamu bisa bermain menggunakan wallpaper atau wall sticker. Pilih saja pola dan corak geometris yang banyak digemari pada tahun 1950-an hingga 1970-an.

Untuk memperkuat karakter retro pada rumah, furnitur yang dipilih pun harus tepat. Gaya yang diusung cenderung simpel dan nyaris tanpa ornamen. Sebab, furnitur pada era tersebut cenderung mengedepankan fungsi.

Kamu juga bisa menghadirkan poster film atau musisi favorit pada era itu. Misalnya, memajang koleksi kaset atau piringan hitam untuk menambah kuat kesan retro. Gaya retro cenderung berani, maka dari itu, jangan takut memadupadankannya. Asal masih selaras, rasanya tak ada salahnya memadukan beberapa warna dan corak dalam satu ruangan.

(Sumber: Rumah123)

Mau Punya Hunian Gaya Klasik yang Mengundang Prestis? Cek Dulu Ini..
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita