Jitunews.Com
19 Februari 2018 11:30 WIB

Freeport Akhirnya Kantongi Izin Ekspor Konsentrat Lagi

Izin ekspor ini berlaku untuk 17 Februari 2018-17 Februari 2019.

Kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembaga Pura, Papua. (dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian ESDM kembali memberikan izin ekspor kepada PT Freeport Indonesia untuk setahun ke depan.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Bambang Susigit, menyampaikan, rekomendasi ekspor diberikan kepada Freeport Indonesia pada hari Jumat, tanggal 16 Februari 2018 pekan lalu. Izin ekspor ini berlaku sejak 17 Februari 2018 sampai dengan tanggal 17 Februari 2019.

"Freeport minta 1,66 juta ton. Namun, yang kami rekomendasikan hanya 1,2 juta ton sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB)," beber Bambang, seperti dikutip dari KONTAN pada hari Senin (19/2).



Proses Pengambilalihan Saham Freeport oleh Pemerintah Ditargetkan Rampung Maret

Bambang melanjutkan, pemberian rekomendasi ekspor untuk Freeport Indonesia didasarkan pada hasil verifikasi tim independen yang bertugas mengevaluasi kemajuan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia yang sudah mencapai 2,43%.

"Freeport sudah melaksanakan perencanaan awal, mulai dari administrasi sampai dengan test soil untuk stabilitas lahan," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, mengklaim, pemberian kuota ekspor 1,1 juta ton untuk Freeport periode 17 Februari 2017–17 Februari 2018 sudah tercapai.

"Tercapai. Kami beri kuota ekspor tahun ini nggak mungkin lebih (dari yang diminta)," tegas Bambang.

 

Freeport Ajukan Perpanjangan Izin Ekspor Konsentrat, KESDM Belum Selesai Evaluasi
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita