Jitunews.Com
19 Februari 2018 10:34 WIB
Dibaca 665 x

Flying Star, Pelopor Air Aki di Solo Raya Sejak 1967

Air Aki Flying Star merupakan air murni yang aman untuk komponen alat-alat listrik seperti Aki,air radiator, wiper, setrika uap dan lain-lain

Martin Hadinugroho owner Flying Star saat cek di gudangnya ()

Air Aki Flying Star merupakan air murni yang aman untuk komponen alat-alat listrik seperti aki, air radiator, wiper, setrika uap dan lain-lain, sangat familier di kalangan bengkel, toko aki motor dan mobil. Flying Star terdaftar kelompok Industri Kimia dasar anorganik khlor dan alkali jenis produk air aki.

Minggu lalu kami (reporter) mencoba berkunjung di tempat produksinya, letaknya di lokasi Solo utara desa Rejosari masuk kabupaten Karanganyar, kebetulan kami bisa ketemu langsung owner Flying Star Martin Hadinugroho (34).

Dalam keteranganya, usaha air aki ini sudah berjalan sejak tahun 1967. Lokasi awal buka di Jalan Museum B6-7 Sriwedari deretan pigura-pigura museum Radya Pustaka, disitu bertahan sampai Tahun 1985 dan merupakan generasi pertama, kemudian dilanjutkan generasi kedua di daerah Debegan Mojosongo Surakarta sampai 2011. Dan diteruskan Martin sebagai generasi ketiga. Martin juga membuka Kios Toko Accu nya Di jl.Veteran 96 Solo.



Resep Praktis Tumis Tauge nan Lezat

"Usaha Fliying Star memang sempet jatuh bangun. Terakhir saya generasi ke tiga mencoba kembali bangun dari awal tahun 2011 sampai sekarang ini," ungkapnya

Saat ini distribusi penjualan Flying Star sudah mencakup Jateng dan Diy dengan produksi per bulan mencapi 50.000 liter, untuk Kota Solo sendiri sudah sekitar 70-80% nya Semua bengkel, toko aki, toko sparepart, dealer-dealer, dan satu tahun terakhir ini kami bersyukur kepercayaan pelanggan meningkat 10% untuk wilayah Solo Raya.

"Kita produksi dua jenis air aki keras (zuur) dan air aki untuk nambah aja. Sedang air aki kita berkualitas melalui proses demineralisasi. Air bener-bener tidak mengandung logam dan mineral sama sekali murni, bebas dari mineral maka air ini aman sebagai penambah saat kondisi air dalam aki sudah mulai berkurang atau mendekati, atau mendekati garis batas bagian bawah/lower level," jelasnya.

Martin menjelaskan air aki yang asli sama dengan air murni dengan (Total Dissolve Solid) Tds.0 jadi tidak ada kandungan mineral dan apapun juga sehingga tidak menghambat arus listrik yang mengalir.

Martin berpesan sekarang banyak beredar air aki palsu, bukanlah air murni tapi hanya dari kandungan air sumur/pdam yang ditambahkan aki zuur saja, jadi sangat beresiko terhadap aki sendiri.

Kalau dari sisi air murni nya aman diminum karena tidak ada kandungan berbahaya bukan seperti air aki palsu yang mengandung aki zuur sangat berbahaya. Dan jika dimasukan ke aki motor atau mobil itu efeknya tidak langsung bisa seminggu atau sebulan aki mulai rusak atau soak.

"Ini bisa dibuktikan dengan alat test TDSmeter air aki yang asli pasti tds nya 0, atau bisa disebut air murni dan bisa diminum. Kalau palsu jelas berbahaya lah," jelasnya sambil tertawa.

Disinggung kenapa tidak buka usaha air murni untuk kesehatan,

Martin menjelaskan "Belum dulu, karena banyaknya persiapan dan perizinan yang harus dipenuhi dalam pembuatan air konsumsi dan sudah semakin menjamurnya minuman kesehatan tds.0, " tutupnya.

* TDS adalah singkatan dari (Total Dissolved Solid) fungsinya untuk mengukur partikel padatan terlarut di air minum yang tidak tampak oleh mata

 

Ditulis oleh: Ign Widyo

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Gak Pede dengan Ukuran Paha yang Terlalu Besar? Lakukan 2 Langkah Berikut untuk Memperkecil Ukuran Paha
Halaman:

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita