Jitunews.Com
14 Februari 2018 21:30 WIB

Diduga Terima Rp 12 Miliar, Fayakhun Resmi Jadi Tersangka Kasus Bakamla

FA sebagai tersangka keenam yang dijerat KPK dalam kasus tersebut.

Politisi Partai Golkar yangg juga anggota Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi (Republika)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan anggota DPR Fayakhun Andriadi sebagai tersangka. Dia diduga menerima Rp 12 miliar dan USD 300 ribu.

"Diduga FA (Fayakhun Andriadi) menerima fee 1 persen dari total anggaran Bakamla senilai Rp 1,2 triliun atau senilai Rp 12 miliar dari tersangka FD (Fahmi Darmawansyah) melalui anak buahnya MAO (M Adami Okta) secara bertahap sebanyak 4 kali," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada hari Rabu (14/2).

"Selain itu, FA juga diduga menerima USD 300 ribu," imbuh Alex.

Alex menyebut pemberian suap itu terkait kewenangan Fayakhun sebagai anggota DPR dalam proses pembahasan dan pengesahan RKA-K/L dalam APBN-P tahun anggaran 2016 yang akan diberikan kepada Bakamla.



Setya Novanto Juga Tersangkut Kasus Bakamla?

Fayakhun juga diduga menerima fee atas jasa memuluskan anggaran pengadaan satellite monitoring di Bakamla.

Fayakhun merupakan tersangka keenam yang dijerat KPK dalam kasus tersebut. Sebelumnya KPK telah menetapkan 5 tersangka yaitu:
1. Eko Susilo Hadi (Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla)
2. Fahmi Darmawansyah (swasta) 
3. Hardy Stefanus (swasta)
4. M Adami Okta (swasta)
5. Nofel Hasan (Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla) 

Siapakah Inisial FA Dalam Kasus Korupsi Bakamla? Ini Jawaban Ketua KPK
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita