14 Februari 2018 15:32 WIB

Setahun Lebih Ditanam, PKK Jakarta Ikut Panen Perdana Jahe Merah

Gerakan Tanam Jahe Merah (Gertam Jamer) untuk Jakarta sehat, kuat, dan produktif ini sudah dimulai sejak 2 November 2016 lalu. Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati turut mengikuti acara panen di Perumahan Bumi Malaka Asri 1 Jakarta Timur, Rabu (14/2). (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah setahun lebih ditanam, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta mengikuti kegiatan panen perdana Jahe Merah di 5 titik Kota Jakarta. 

Wahyu Widodo, Sukses Jadi Pengusaha Jahe Merah Berkat Pelatihan PerpuSeru

Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati, juga turut mengikuti acara panen di Perumahan Bumi Malaka Asri 1 Jakarta Timur, Rabu (14/2). 

Empat titik lainnya tersebar di wilayah Jakarta Utara yaitu RPTRA Penjaringan Indah, Jakarta Pusat di Kantor Kelurahan Rawasari, Jakarta Barat di RPTRA Meruya Utara, dan Jakarta Selaran di RPTRA Taman Sawo. 


Hangatnya Laba Usaha Budidaya Jahe Merah, Mau?

“Empat belas bulan dari mulai memilih bibit, menanam, memelihara, memastikan tidak terserang hama, sampai dengan panen hari ini bukan perjalanan yang sebentar. Butuh kesabaran dan kerja sama dari kita semua,” ucap Fery di Jakarta, Rabu (14/2).

Fery menekankan bahwa kegiatan hari ini bukan sekedar panen biasa, tapi merupakan refleksi dari kehidupan bermasyarakat sesungguhnya. 

“Ini adalah hasil gotong-royong masyarakat Malaka Sari. Pak RW, Pak RT, masyarakat, dan aktivis lingkungan semuanya kompak. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut dan merambah ke sektor yang lain. Jadi, manfaatnya tidak hanya sekedar pemanfaatan lahan, tetapi juga harus bisa dikembangkan menjadi media pembelajaran, atau bahkan punya nilai ekonomi untuk masyarakat sekitar,” tambah Fery.

Jahe Merah sendiri merupakan komoditas rempah-rempah khas Indonesia. Jahe dengan rasa paling pedas ini memiliki bentuk rimpang paling kecil dengan kulit warna merah dan serat yang lebih besar dibanding jahe biasa. Memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi, jahe merah sering digunakan sebagai bahan dasar farmasi, jamu atau obat tradisional.

Gerakan Tanam Jahe Merah (Gertam Jamer) untuk Jakarta sehat, kuat, dan produktif ini sudah dimulai sejak 2 November 2016 lalu.

Masyarakat diberikan pembekalan melalui Corporate Social Responsibility PT Bintang Toedjoe mengenai cara persiapan media tanam, pemilihan bibit, pemeliharaan, penanganan hama dan penyakit, sampai dengan teknik panen.

 Sementara itu, proses pendampingan teknis dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP).

Budidaya Jahe Merah, Wahyudi : Modal Utama Itu Harus Sabar dan Telaten!

Penulis : Riana

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait

Cerahnya Prospek Budidaya Ubi Jepang

15 Agustus 2017 11:45
Rekomendasi

Petani Cempa Sudah Mandiri Benih

21 November 2017 09:19