14 Februari 2018 14:19 WIB

Freeport Ajukan Perpanjangan Izin Ekspor Konsentrat, KESDM Belum Selesai Evaluasi

Rekomendasi ekspor konsentrat Freeport sendiri akan habis pada Jumat (17/2) mendatang.

Kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembaga Pura, Papua. (dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Bambang Susigit, mengatakan, pihaknya telah menerima permohonan ekspor konsentrat tembaga dari PT Freeport Indonesia.

Diketahui, rekomendasi ekspor konsentrat Freeport sendiri akan habis pada Jumat (17/2) mendatang. 

Karenanya, kata Bambang, Kementerian ESDM menargetkan evaluasi permohonan perpanjangan rekomendasi ekspor Freeport itu bisa selesai Kamis (15/2) esok.


Progres Smelter Freeport Baru 2,45%

"Mudah-mudahan Kamis besok tuntas," cetus Bambang, dikutip dari kontan.id, Rabu (14/2).

Lebih jauh, Bambang pun enggan berbicara mengenai kuota yang diajukan oleh Freeport untuk satu tahun ke depan.

Ke depan, kata Bambang, Kementerian ESDM akan menerbitkan aturan pengajuan rekomendasi ekspor paling lambat 30 hari sebelum masa kegiatan ekspor berakhir.

Aturan saat ini, pengajuan rekomendasi selalu mepet dengan masa berakhirnya ekspor. Padahal, pemerintah harus melakukan verifikasi administratif maupun verifikasi fisik. Kedua hal ini tentu saja membutuhkan waktu.

Proses Pengambilalihan Saham Freeport oleh Pemerintah Ditargetkan Rampung Maret
Halaman:
  • Penulis: Riana

Penulis Suara Kita