14 Februari 2018 12:52 WIB

Jonan Resmikan Bandara Peninggalan Perang Dunia ke-II Tahun 1942 di Papua Barat

Jonan berharap, bandara tersebut dapat beroperasi secara komersial sehingga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar.

Bandara Werur di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. (Kumparan/Wiji Nurhayat)

TAMBRAUW, JITUNEWS.COM – Menteri ESDM, Ignasius Jonan, meresmikan bandara Werur di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Selasa (13/2) kemarin. Kala itu, Jonan yang menggunakan pesawat perintis berbaling-baling tunggal disambut Bupati Tambrauw, Gabriel Asem.

Diketahui, bandara Werur merupakan peninggalan Perang Dunia ke-II tahun 1942. Panjang landasan tersebut 1.400 meter, sedangkan lebarnya 30 meter.

Dalam sambutannya, Jonan berharap, bandara tersebut dapat beroperasi secara komersial sehingga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar.


Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, KESDM Genjot Program Pembagian Konverter Kit

"Harapan saya bandara ini tidak hanya untuk pesawat perintis sewaan, tapi paling tidak sehari bisa satu kali penerbangan dengan jurusan yang disesuaikan, karena manfaatnya akan langsung sampai pada masyarakat," kata Jonan.

Lebih jauh, mantan Menteri Perhubungan itu pun mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten yang menggunakan dana APBD senilai Rp 15 miliar dalam membangun bandara tersebut.

Ia pun lantas menilai, bangunan serta konstruksi landasan bandara pun sudah memenuhi standar kelayakan.

"Saya ingin supaya ada penerbangan reguler, bukan perintis lagi ke sini. Sehari sekali round trip. Bisa ATR 72 mestinya sih cukup. Bahkan pesawat Jet pribadi bisa," tambah Jonan.

Untuk itu, Jonan meminta agar bandara ini dikelola khusus oleh Kementerian Perhubungan dengan status Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Ini supaya dijadikan UPT sendiri karena menyangkut keselamatan penerbangan," pungkasnya.

Proses Pengambilalihan Saham Freeport oleh Pemerintah Ditargetkan Rampung Maret
Halaman:
  • Penulis: Riana

Penulis Suara Kita