14 Februari 2018 11:53 WIB

Resmikan PLTMH Warabiyai, Ini Harapan Jonan untuk Papua

Jonan juga menyerahkan secara simbolis 12 set LTSHE kepada perwakilan warga. Menteri ESDM Ignasius Jonan saat kunjungan kerja ke Papua Barat. (Kementerian ESDM)

PAPUA BARAT, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 2x800 kilowatt (KW) di daerah Warabiyai, Papua Barat.

Jonan Resmikan Jargas Mojokerto, Warga: Jargas Bikin Nyaman Juga Hemat

"Semoga mampu menjadikan elektrifikasi Provinsi Papua Barat semakin meningkat dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dengan adanya pembangkit ini," kata Jonan di Tambrauw, Selasa (13/2).

Ia menjelaskan, dengan adanya pembangkit tersebut setidaknya bisa menerangi sebanyak 2.500 hingga 3.000 rumah dengan lampu sederhana.


Lagi, Jonan Cabut 22 Regulasi di Bidang Listrik Hingga Migas

Selain itu, ia juga menjelaskan akan menargetkan elektrifikasi untuk Papua Barat hingga mencapai lebih dari 85% pada 2019. Sedangkan untuk Papua secara keseluruhan akan ditargetkan mencapai lebih dari 85% pada 2019.

"Memang masih kurang saat ini, mengingat kondisinya masih susah dijangkau," katanya.

Diketahui, PLTMH Warabiyai sendiri dibangun atas menggunakan dana dari pemerintah kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Jonan juga menyerahkan secara simbolis 12 set LTSHE kepada perwakilan warga. Jonan menjelaskan bahwa lampu tersebut diperuntukkan satu box untuk satu rumah bisa menghasilkan listrik 4 lampu dengan daya 25 watts dan bisa untuk colokan Handphone.

"Ini dibantu pemerintah melalui APBN kepada setiap rumah yang belum ada layanan kelistrikan," jelas Jonan.

Total sebanyak 529 LTSHE diberikan kepada 12 desa (5 kecamatan) di kabupaten Tambrauw dengan rincian Kec. Syujak 9 unit, Kec. Miyah 17 unit, Kec. Kwoor 37 unit, Kec. Yembun 118 unit, dan Kec. Kebar 348 unit.

Jonan juga berpesan, karena luasnya pulau Papua, khususnya Kabupaten Tambrauw, diharapkan Pemda dapat mengusulkan ke Kementerian ESDM dan P PLN untuk dibangun pembangkit Off Grid.

"Bisa untuk diusulkan dibangun PLTMH atau PLTS dan sebagainya untuk wilayah sekitar pembangkit, karena jika menunggu saluran transmisi PLN masih lama karena memerlukan biaya yang besar. Kalau misalnya di daerah yang sangat sulit, sangat terpencil dan PLN belum ada program, tolong Pak Bupati dan Pak Gubernur sampaikan usulan ke saya, kirim surat ke saya untuk ditambah LTSHE," tambah Jonan.

Di kesempatan yang sama, Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi ESDM, Rida Mulyana, mengaku, jumlah anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan LTSHE naik 2 kali lipat tahun ini menjadi Rp 600 miliar. Setelah Kabupaten Tambrauw, pihaknya juga akan membagikan ke Kabupaten Asmat.

“Tahun ini anggaran sekitar Rp 600 miliar lampu LTSHE. Setelah ini langsung saya mau berangkat ke Asmat, mau bagikan LTSHE juga,” beber Rida.

Harga Batubara Masuk Hitungan Tarif Listrik? Ini Jawaban Jonan

Penulis : Riana

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi