Jitunews.Com
13 Februari 2018 14:02 WIB

Harga Batubara Masuk Hitungan Tarif Listrik? Ini Jawaban Jonan

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Sommeng, memaparkan bahwa formula tarif listrik memiliki dua skema

Menteri ESDM Ignasius Jonan. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, membantah bahwa Harga Batubara Acuan (HBA) masuk ke dalam penentu komponen listrik untuk tarif adjustment.

"Formula baru enggak ada," tegas Jonan saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (12/2). 

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Sommeng, memaparkan bahwa formula tarif listrik memiliki dua skema, yakni tarif listrik biasa dan adjustment. 



Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerjasama Pemanfaatan Gas dan Batubara Hingga 2022

"Nah yang tadinya (harga batu bara) dimasukan itu adalah berkaitan dengan adjusment," bebernya.

Andy lantas menegaskan bahwa hingga kini belum ada perkembangan terbaru dari rencana formula baru pembentuk tarif listrik ini. 

“Percuma dibahas jika pada akhirnya belum ada keputusan Menteri ESDM, mengenai harga batu bara yang menjadi komponen tarif listrik ke depan. Maksudnya kalau tarif adjusment hitung itu kan harus komprehensif, kalau misalnya tadi inflasi dan rupiah," bebernya.

Selain itu, sambung Andy, penetapan tarif listrik juga berkaitan dengan kewenangan pemerintah, meskipun pada akhirnya harga batu bara dimasukan ke dalam komponen pembentuk tarif. 

"Kalau enggak bisa naik gimana. Kalaupun ada adjustment. Ini kan melihat kondisi daya beli masyarakat dan sebagainya, kompetitif, industri kita," pungkasnya.

Serikat Pekerja PLN Tolak Batubara Masuk Komponen Penghitungan Listrik, Ini Alasannya
Halaman:
  • Penulis: Riana

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita