12 Februari 2018 15:08 WIB

SBY Terseret Kasus E-KTP, Setnov: Konfirmasi Saja ke Mirwan Amir

Partai Demokrat atau khususnya SBY sebaiknya mengonfirmasi ke Mirwan Amir.

Setya Novanto. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setya Novanto atau Setnov, terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP menegaskan bahwa pihaknya baru mengetahui penyebutan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat Mirwan Amir bersaksi dalam persidangan pada hari Kamis (25/1).

Setnov membantah jika pihaknya disebut memiliki rencana besar terkait munculnya nama Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, dalam persidangan.

Dia meminta Partai Demokrat, khususnya SBY untuk mengonfirmasi ke Mirwan Amir.


SBY Merasa Difitnah, Demokrat: Tak Balas dengan Fitnah

"Ya itu kan semua dalam persidangan. Jadi ya memang Mirwan yang lebih tahu karena dia kan waktu itu dari Demokrat. Perlu dipertegas oleh Mirwan karena kan beliau yang tahu perkembangan saat SBY menjadi Presiden. Saya baru tahu dan kaget juga," kata Setya Novanto sebelum sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, pada hari Senin (12/2).

Ia mengatakan, kebenaran harus diklarifikasi. Hingga saat ini pihak Setnov belum bisa menyimpulkan apakah keterangan Mirwan benar adanya atau hanya mengada-ada.

Soal Dalang Fitnah SBY Berasal dari Sukamiskin, Dari Balik Jeruji Besi Anas Urbaningrum Komentar Begini
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Penulis Suara Kita