9 Februari 2018 13:41 WIB

INDEF: Harga Batu Bara Tinggi Bisa Picu Inflasi

Enny pun tak menyarankan pemerintah memberikan subsidi untuk PLN

Batubara. (Thinkstock)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan Februari kembali naik menjadi US$ 100,69 per ton, dari US$ 95,54 per ton pada bulan lalu.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mengatakan, kenaikan tersebut diprediksi bisa berpengaruh secara tidak langsung pada inflasi tahun ini. Pasalnya, pemerintah baru-baru ini mewacanakan untuk membuat formula tarif listrik menggunakan harga batu bara.

"Inflasi terbesar 2017 kan listrik 0,8 persen sendiri kontribusinya," tutur Enny, seperti dikutip dari Katadata, Kamis (8/2).


Serikat Pekerja PLN Tolak Batubara Masuk Komponen Penghitungan Listrik, Ini Alasannya

Lebih jauh, Enny pun tak menyarankan pemerintah memberikan subsidi untuk PLN. Karena menurutnya, anggaran untuk subsidi listrik sangat besar.

"Pemerintah harus membuat satu strategi. PLN mestinya tidak perlu membeli harga bahan bakunya dengan harga pasar. Langkah terbaik bagi pemerintah adalah membuat kebijakan agar PLN membeli batu bara dengan harga khusus," tukas Enny.

 

Februari, Harga Acuan Batu Bara Naik
Halaman:
  • Penulis: Riana

Penulis Suara Kita