Jitunews.Com
8 Februari 2018 14:40 WIB

Pertamina Hulu Energi Siap Garap Empat Blok Terminasi

Setelah diserahkan ke PHE maka kontrak blok-blok tersebut akan berlaku selama 20 tahun.

Ilustrasi, ladang pengeboran migas. (shutterstock)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah resmi menunjuk PT Pertamina (Persero) untuk mengelola delapan blok yang habis masa kontraknya (terminasi) tahun ini.

Dan, sebanyak empat blok dari delapan blok terminasi tersebut rencananya akan dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE).

Adapun, keempat blok yang akan dikelola PHE, yakni Blok Tuban, Ogan Komering, NSO, NSB, dan Blok Southeast Sumatera (SES). Setelah diserahkan ke PHE maka kontrak blok-blok tersebut akan berlaku selama 20 tahun.



Ini Dia Pengumuman Pemenang Lelang Blok Migas 2017

“Kembali ke keputusan Pertamina, yang pasti itu Blok NSB-NSO, Tuban, Ogan Komering, dan dan Blok SES. Kalau Ogan dan Tuban sudah tadi pagi dapat kabar,” beber Direktur Utama PHE, Gunung Sardjono Hadi, di Jakarta, Rabu (7/2). 

Gunung menegaskan, pihaknya pun tengah bersiap mengelola kedua blok tersebut.

"Kami bentuk tim gugus dan ruangannya juga untuk sama-sama supaya produksi tidak turun,” ujarnya.

Gunung melanjutkan, manajemen PHE juga sudah menyiapkan beberapa usulan jika diputuskan untuk kembali bermitra dalam mengelola blok-blok terminasi. Meskipun skema partnership nantinya dipilih, Pertamina tetap akan menjadi pemegang saham mayoritas.

“PHE berikan rekomendasi yang mana yang perlu partnership dan tidak. Spirit Pertamina, kami ingin mayoritaslah,” tutur Gunung.

Diketahui, saat ini Blok Tuban dikelola oleh Joint Operation Body (JOB) Pertamina-PetroChina East Java dengan kepemilikan hak partisipasi masing-masing sebesar 50 persen Pertamina dan Petrochina.

Sementara, Blok Ogan Komering yang dikelola JOB Pertamina-Talisman dengan kepemilikan saham masing-masing 50 persen oleh Pertamina dan Talisman.

PHE Temukan Cadangan Gas di Blok Abar, Potensinya Capai 84 BSCF
Halaman:
  • Penulis: Riana

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita