13 Januari 2018 17:46 WIB

Tegang Soal Mahar Politik, La Nyalla: Prabowo itu Siapa?

Buntut dari situasi itu, La Nyalla kini tengah menempuh jalur hukum. Dirinya akan melaporkan pihak Gerindra dengan tuduhan mahar politik dan politik uang. La Nyalla Mattalitti. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketegangan antara politisi La Nyalla Mataliti dengan Partai Gerindra terkait permintaan Rp 40 miliar sebagai biaya pencalonannya pada Pilgub Jawa Timur 2018 belum berakhir. La Nyalla bahkan telah berencana untuk menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan ketegagan itu.

Merasa Dicampakkan, La Nyala Buka-bukaan Soal Prabowo

La Nyalla mengaku kecewa terhadap keputusan Partai Gerindra yang, pada akhirnya, tidak mencalonkan dirinya sebagai Calon Gubernur di Pilgub Jawa Timur 2018. Padahal, permintaan untuk menjadikannya Cagub sudah menjadi rekomendasi tokoh umat Islam dan alumni 212 yang selama ini kerap berjalan bareng dengan pihak Gerindra.

Lantaran kecewa, La Nyalla pun buka-bukaan tentang mahar politik yang diminta Gerindra. Menurut La Nyalla, pembatalan rekomendasi dirinya menjadi Cagub oleh Partai Gerindra ditengarai oleh ketidaksediaanya membayar biaya senilai Rp 40 miliar ke pihak Gerindra.


Soal La Nyalla, Ini Langkah yang Ditempuh Gerindra

Biaya senilai Rp 40 Miliar itu diminta Pimpinan Gerindra, Prabowo Subianto. Kepada Gerindra, Nyalla mengaku akan menyerahkan biaya yang diminta sesuai dengan jumlah yang diminta, tetapi setelah rekomendasi pencalonannya dikeluarkan oleh pihak Gerindra. Sayangnya, itu tak terjadi.

"Saya sudah sampaikan semua ini akan cair nanti kalau saya sudah resmi jadi calon gubernur," kata Nyalla, Jumat (12/1/2017).

La Nyalla juga mengaku kecewa karena Prabowo memarahi dia saat dipanggil ke Hambalang. Menurut Nyalla, seharusnya dirinya ke Hambalang untuk menerima rekomendasi dari Gerindra. Namun, di Hambalang, Prabowo malah memarahi dirinya.

"Saya datang ke sana itu untuk ngambil rekom. Koq tahu-tahunya saya dimaki-maki. Saya ini siapa, Prabowo itu siapa, saya bukan pegawainya dia kok. Kok saya dimaki-maki," ungkap Nyalla.

Pernyataan itu disampaikan Nyalla saat dirinya dihubungi politisi Gerindra, Fadli Zon, yang memintanya menemui Prabowo di Hambalang.

Buntut dari situasi itu, La Nyalla kini tengah menempuh jalur hukum. Dirinya akan melaporkan pihak Gerindra dengan tuduhan mahar politik dan politik uang.

Buntut Dugaan Mahar Politik Gerindra, La Nyalla Tempuh Jalur Hukum

Penulis : Marselinus Gunas

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi