Jitunews.Com
13 Januari 2018 03:46 WIB

Soal Aksi 'Boikot Facebook', FPI: Kami Butuh Facebook untuk Dakwah

Di depan kantor Facebook Indonesia, pimpinan FPI membantah bahwa aksi tersebut bertujuan untuk menyerukan pemboikotan alis pemblokiran terhadap media sosial Facebook.

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah Ormas Islam dipastikan akan menggelar unjuk rasa ke kantor Facebook Indonesia di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). Aksi yang tergabung di dalam Aliansi Tolak Kezaliman Facebook juga mengusung tajuk 'Aksi Damai 121'.

Sebelum aksi digelar, sejumlah petinggi FPI menegaskan sikapnya untuk memboikot media sosial besuta Mark Zuckerberg itu.

Salah satu alasan digelarnya aksi itu karena Facebook telah memblokir sejumlah akun Facebook ormas Islam, yang disebut-sebut sebagai media dakwah. Salah satunya adalah halaman resmi Front Pembela Islam (FPI). Bagi sejumlah ormas Islam itu, pemblokiran itu merupakan bukti Facebook menghina agama Islam.



Kantor Facebook Kosong, Peserta Aksi Titip Surat Pernyataan

Di depan kantor Facebook Indonesia, pimpinan FPI membantah bahwa aksi tersebut bertujuan untuk menyerukan pemboikotan alis pemblokiran terhadap media sosial Facebook. Pasalnya, Facebook telah menjadi media dakwah sekaligus penghubung Ormas Islam dengan umat.

"Kalau kami dari 212 dan FPI tidak pernah menyatakan memblokir Facebook. Karena bagaimanapun saya akui, kami akui ada andil besar Facebook terhadap dakwah kita. Kita masih membutuhkan Facebook bagi dakwah," ujar juru Bicara FPI sekaligus ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif di lokasi aksi.

Slamet menampik FPI dan Alumni 212 pernah menyerukan boikot Facebook. Hal itu bukan keputusan resmi dari FPI. Dia menyebut pihak Muslim Cyber Army, yang menyerukan hal demikian.

"Kemarin dari teman-teman muslim cyber army yang ada wacana boikot Facebook," ucap dia.

Slamet mengatakan, media sosial keluaran mereka sendiri sudah siap dirilis. Meski begitu, pihaknya belum mau beralih dengan dalih masih disempurnakan. Dia sendiri enggan apa nama media sosial yang telah disiapkan tersebut.

"Jangan sampai kita beralih baru sebulan dihantam hacker tidak karuan, hancur semua nanti jaringan dakwah kita terputus," tukasnya.

Peserta Aksi: Akun Dakwah Diblokir, Akun Ujaran Kebencian Merajalela di Facebook
Halaman:
  • Penulis: Marselinus Gunas

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita