Jitunews.Com
12 Januari 2018 17:19 WIB

Bamsoet Inisiator Pansus Hak Angket KPK, JK: Bukan Alasan Ditolak Jadi Ketua DPR

Jusuf Kalla juga tidak mau ikut campur dalam proses pemilihan Ketua DPR

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COMWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut DPP Golkar belum mengambil keputusan final mengenai Ketua DPR. Ia juga tidak mau ikut campur dalam proses pemilihan Ketua DPR.

"DPP Golkar nanti menentukan, saya hanya melihat," ujar JK di Masjid Istiqlal, pada hari Jumat, (12/1).

JK juga tak mau menanggapi soal Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang disebut menjadi kandidat terkuat menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.



Merasa Dicampakkan, La Nyala Buka-bukaan Soal Prabowo

"Nantilah kalau sudah pasti," ujarnya.

Dia memberikan penilaian terhadap Bamsoet dan Aziz Syamsuddin, yang juga disebut sebagai kandidat Ketua DPR.

"Dua-duanya baik, cuma tentu ada yang lebih baik," ujarnya.

Mengenai posisi Bamsoet yang menjadi inisiator hak angket KPK, JK tak mempermasalahkannya. Hal itu tidak bisa dijadikan alasan Bamsoet ditolak menjadi Ketua DPR.

"Ya enggak apa, itu hak DPR bikin hak angket. Enggak ada hubungannya antara melemahkan KPK dengan menjadi ketua DPR," terangnya.

JK mengatakan hak angket tidak melemahkan KPK, karena pansus hanya memberikan rekomendasi kepada KPK.

"Hak angket kan hanya memberikan saran soal apa yang perlu diperbaiki," tutur JK.

Sebelumnya, internal Pratai Golkar berbeda pendapat mengenai pengganti Setya Novanto di kursi Ketua DPR. Ada faksi yang menyebut Bamsoet terpilih menjadi Ketua DPR, namun ada faksi lain yang menyebut keputusan itu belum sah karena rapat pleno DPP belum digelar.

Soal La Nyalla, Ini Langkah yang Ditempuh Gerindra
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita