Topik
12 Januari 2018 14:16 WIB

Pertamina Hulu Mahakam Lakukan Pengapalan Perdana Minyak Mentah

Pengapalan perdana tersebut berupa Handil Mix Crude dengan volume mencapai 150.000 barrel menggunakan kapal tanker milik PT Pertamina MT Gede

PT Pertamina Hulu Mahakam lakukan pengapalan perdana minyak mentah, Jumat (12/1) (Pertamina)


BALIKPAPAN, JITUNEWS.COMPT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melaksanakan pengapalan perdana minyak mentah kepada pembeli domestik PT Pertamina (Persero) Integrated Supply Chain (ISC) dari Terminal Senipah, bagian dari Lapangan Senipah Peciko South Mahakam (SPS) yang merupakan terminal utama untuk lifting minyak mentah dan kondesat di blok migas.

Pengapalan perdana tersebut berupa Handil Mix Crude dengan volume mencapai 150.000 barrel menggunakan kapal tanker milik PT Pertamina MT Gede dengan tujuan Kilang Minyak Pertamina Balikpapan (Refinery Unit V).

"Pengapalan perdana minyak mentah kepada pembeli domestik PT Pertamina (Persero) ISC ini menunjukkan bahwa alih kelola Wilayah Kerja Mahakam dari Total E&P Indonesie ke PHM berjalan dengan lancar," ujar Pjs General Manager PHM, John Anis, pada hari Jumat (12/1).


ESDM Lelang Jabatan Dirjen Migas, Enam Nama Ini Lolos Seleksi

John Anis mengatakan pengapalan ini juga merupakan wujud dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.

"PHM akan mengirimkan seluruh produksi minyak mentah dan kondensat kepada pembeli domestik, PT Pertamina ISC," lanjutnya.

Penyaluran minyak mentah dan kondensat dari Terminal Senipah ke tanker MT Gede dilakukan menggunakan fasilitas Single Buoy Mooring (berada sekitar 11 km dari pantai) yang dioperasikan oleh PT PHM sendiri.

Handil Mix Crude (dari Lapangan Handil) adalah salah satu dari dua jenis minyak mentah yang diproduksi langsung oleh PHM. Yang lainnya adalah Bekapai Crude Oil yang diproduksi dari Lapangan Bekapai.

Namun PHM secara tidak langsung juga memproduksi Badak Crude Oil yang merupakan produk unitisasi dari lapangan Badak yang dioperasikan oleh Vico Indonesia. Selain minyak mentah, PHM juga memproduksi kondensat, yakni Senipah Condensate dan Bontang Return Condensate. Khusus untuk Bontang Return Condensate dan Badak Crude Oil pengapalannya dilaksanakan dari Terminal Santan yang dioperasikan oleh Chevron Indonesia.

Sesuai Program Kerja dan Anggaran (WP&B) tahun 2018 untuk Wilayah Kerja Mahakam ditargetkan akan diproduksi 42.000 barel minyak mentah dan kondensat per hari dan akan di-lifting melalui 68 kali pengapalan dari Terminal Senipah, serta sembilan kali pengapalan dari Terminal Santan.

Seluruh produksi minyak mentah dan kondensat dari WK Mahakam akan dialokasikan ke kilang-kilang minyak dalam negeri milik PT Pertamina (Persero) seperti RU V Balikpapan, RU IV Cilacap, sementara untuk Bontang Return Condensate dikapalkan ke kilang TPPI Tuban.

Pertamina Apresiasi Penggerebekan Gudang Pengoplos LPG di Tangerang
Halaman: 
Penulis : Aurora Denata

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Penulis Suara Kita

Catra Agfa

Total 3,499,794 Hits

Nana

Total 702,276 Hits

Herman

Total 689,441 Hits

De

Total 664,962 Hits

Andre

Total 473,446 Hits

Menulis Sampai Baik

Total 323,434 Hits

Rekomendasi