11 Januari 2018 19:56 WIB

Setnov Ajukan Jadi Justice Collaborator, Fahri: Mana 14 Nama yang Hilang, Jangan Drama Baru

Fahri menyebut ada drama yang dilakukan KPK, termasuk ditetapkannya mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi sebagai tersangka

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (dpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COMTerdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto (SN) mengajukan diri sebagai justice collaborator dan akan membongkar pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta KPK untuk membuka nama-nama yang kembalikan uang e-KTP.

"Sederhana lah, mana 14 nama yang udah disebut kembalikan uang itu. Jadi nggak usah ceritakan drama baru," kata Fahri di Menteng, Jakarta, pada hari Kamis (11/1).

Fahri menyebut ada drama yang dilakukan KPK, termasuk ditetapkannya mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi sebagai tersangka.


Dokter Bimanesh Jadi Tersangka, Menkes: KPK Nggak Boleh Memvonis Gitu Aja

"Saya tahu ini akal KPK. Otak KPK tentang SN ini ujung ke ujungnya saya sudah tahu. Termasuk mentersangkakan lawyernya, saya udah tahu wataknya ini," katanya.

Fahri meminta KPK membongkar nama-nama yang disebut pernah mengembalikan uang. Bahkan nama-nama yang jumlahnya ada lebih dari 60 tersebut sudah hilang.

"Kita kembalikan otaknya dulu mana ini 14 orang yang disebut udah kembalikan uang itu. Kenapa belum jadi tersangka, kenapa nama-nama orang itu hilang. Bukankah nama-nama yang sudah pernah disebut itu lebih dari 60, mana nama-nama itu sekarang? Kenapa nama-nama itu sekarang hilang," sambung Fahri.

Soal Booking 1 Lantai RS Medika, Fredrich: Bohong
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita