10 Januari 2018 15:59 WIB

2018, ESDM Targetkan Investasi Migas USD 17,04 Miliar

Untuk mewujudkan target investasi tersebut, pemerintah bakal mendorong sejumlah proyek hulu migas.

Pengeboran minyak. (shutterstock)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Plt Direktur Jenderal Migas, Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan bahwa target realisasi investasi minyak dan gas bumi ( migas) untuk tahun 2018 diharapkan dapat mencapai USD 17,04 miliar atau setara Rp 228,9 triliun.

"Outlook 2018 kita rencanakan Investasi hulu dan hilir migas adalah sebesar USD 17,04 miliar, jadi akan kembali ke level 2014-2016," tutur Ego, di Gedung Kementerian ESDM, Selasa (9/1).

KESDM sendiri mencatat, realisasi investasi migas pada 2014 sebesar USD 20,72 miliar. Sedangkan, di 2016 hanya USD 12,74 miliar dan terus menurun di 2017 yang hanya sebesar USD 8 miliar.


Tingkatkan Investasi Migas Amerika Serikat, Jonan Lakukan Kunjungan Kerja ke Houston

"Harus kami akui, tapi tahun ini kita rencanakan investasi hulu dan hilir migas bisa kembali seperti 2014 silam. Akan banyak proyek yang kita jalankan," ujar Ego.

Sementara itu, Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, menambahkan, untuk mewujudkan target investasi tersebut, pemerintah bakal mendorong sejumlah proyek hulu migas. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan kepada investor bahwa sektor migas Indonesia masih sangat menjanjikan.

“Beberapa di antaranya adalah proyek di Jambaran Tiung Biru yang akan groundbreaking pada tahun ini; peningkatan kapasitas produksi untuk lapangan Jangkrik, investasi dari Tangguh Train II, serta prefeed untuk Blok Masela,” beber Amien.

 

Dongkrak Investasi Migas, Pemerintah Bakal Tata Ulang Skema Gross Split
Halaman:
  • Penulis: Riana

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita