10 Januari 2018 15:12 WIB

Pembatalan HGB Pulau Reklamasi, Sandiaga Siap Hadapi Risiko Hukum

Sandi mengaku siap menghadapi apapun risiko hukumnya

Sandiaga Uno (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COMPemprov DKI Jakarta meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menunda penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan membatalkan sertifikat HGB yang telah diterbitkan. Hal tersebut menandakan Pemprov DKI Jakarta harus mengembalikan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada PT Kapuk Naga Indah sekitar Rp 483 miliar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku siap jika harus mengembalikan uang tersebut.

"Kami siap dan kami memiliki argumentasi hukum yang kuat dan oleh karena itu kami yakin untuk menjalankan proses ini dengan langkah-langkah selanjutnya," kata Sandi di Balai Kota pada hari Rabu (10/1)


Sandiaga Uno Dilaporkan Polisi Atas Masalah Ini

Sandi mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan patuh terhadap hukum yang berlaku. Dia dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berupaya untuk mewujudkan janjinya untuk menghentikan reklamasi.

"Kita tentu akan patuh dengan hukum, sudah dipastikan bahwa prosesnya sesuai dengan janji kami, adalah kami hentikan reklamasi," ujarnya.

"Soal konsekuensi hukum akan kami siapkan segala langkah-langkah agar apa yang kami lakukan ini tentunya masih dalam koridor hukum," lanjutnya.

Menurutnya, ada kesalahan dalam HGB Pulau D milik PT Kapuk Naga Indah yang dikeluarkan oleh BPN Jakarta Utara sejak tanggal 24 Agustus 2017 lalu. Hal ini juga sudah dipetakan oleh Pemprov DKI Jakarta, Sandi mengaku siap menghadapi apapun risiko hukumnya.

"Sebagai institusi pemerintah, institusi negara, kami enggak boleh kalah sama pengembang," katanya.

"Kami sangat kondusif kepada pebisnis untuk membuka lapangan kerja tapi kalau ingin mencederai masyarakat, keadilan masyarakat, negara harus ada," imbuh Sandi.

Pengganti Pergub Larangan Motor, Polisi Usulkan Aturan Ganjil-Genap
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita