8 Desember 2017 17:32 WIB
Dibaca 530 x

Mari Berkreasi di Kebun

Agus Boli mengatakan, peluang di kebun dengan memanfaatkan lahan kosong sangat menjanjikan untuk perbaikan ekonomi

Maksimus Masan Kian/Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli, Saat memantau Stand Pameran Hasil Pertanian, pada Acara Launching "Gong Kreasi Orang Muda" ()

Bicara kreativitas orang muda di kampung yang sebagian besarnya adalah petani,  saya mengajak untuk mari berkreasi di kebun. Mengapa saya katakan demikian? Tanah kita sangat luas, lahan tidur masih banyak, namun kreasi kita untuk mengolah dan memanfaatkan sebagai solusi untuk memperbaiki perekonomian keluarga belum begitu nampak.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Flores Timur (Flotim), Agustinus Payong Boli, saat membawakan sambutan sebelum meluncurkan "Gong Kreasi Orang Muda" Dusun Riangwulu, Desa Boru,  Kecamatan Wulanggitang, Kamis (7/12).

Agus Boli mengatakan, peluang di kebun dengan memanfaatkan lahan kosong sangat menjanjikan untuk perbaikan ekonomi. "Jika orang muda mampu memanfaatkan 1 hektar saja, lahan untuk menanam ubi, sudah berapa banyak pakan ternak bisa dihasilkan. Dan, jika pakan ternak tersedia,  peluang usaha terdekat adalah beternak hewan. Ternak kambing, babi, ayam adalah usah potensial di desa. Pekerjaan seperti ini halal dan bisa meningkatkan pendapatan dalam keluarga. Anak muda mesti mandiri. Jangan terlalu lama bergantung pada orang tua. Jika anda gengsi menjalankan pekerjaan ini, maka hidup anda tidak akan bergengsi,"kata Agus Boli, disambut tepuk tangan warga. 


Ini Orang yang Harus Kamu Hindari Saat Mencari Jodoh

Agus Boli pada kesempatan itu, memberikan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000 kepada orang muda Dusun Riangwulu untuk menggarap lahan 2 hektar untuk menanam ubi. Hasil dari tanaman ubi,  akan dibeli langsung oleh Wakil Bupati Flotim, janjinya. "Uang yang saya beri ini,  dari sisi jumlah mungkin tidak bernilai, namun ini adalah bentuk motivasi saya kepada orang muda di kampung. Bapak saya petani, mama saya juga demikian, saya sangat mencintai seorang petani. Petani sangat menghargai tanah, menghargai hasil alam, menghargai hidup dan kehidupan,  kata Agus Boli. 

Kamilus Tupen Jumat, Ketua Kelompok Tani Lewowerang (KTL) desa Tuwagoetobi,  Kecamatan Witihama yang diundang khusus hadir untuk memberikan motivasi dan membagi pengalaman kepada masyarakat Desa Boru mengatakan,  pekerjaan petani adalah pekerjaan yang mulia, dan bermartabat. "Sebagai petani, kita jangan merasa diri kecil,  kita mesti bangkit,  berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk mengolah lahan lahan kita yang masih kosong dengan menanam tanaman apa saja.Mari rawat bumi kita dengan menanam. Tanam apa saja yang bisa memberikan manfaat untuk kehidupan. Jalin kerja sama dan bekerja secara bersama-sama untuk mencapai hasil yang diharapkan. Hari ini,  waktu kita sangat terbatas untuk berbagi soal dunia pertanian,  saya akan datang lagi untuk pendampingan untuk misi besar kita,  menanam ubi untuk kesejahteraan dan perbaikan ekonomi keluarga," kata Kamilus. 

Mendengar komitmen tokoh petani, Kamilus Tupen Jumat ini, Wakil Bupati, Agus Boli memberi apresiasi dan siap memfasilitasi dan bekerjasama untuk merealisasikan program untuk anak muda Desa Boru, dalam gerakan Petani Muda, masuk kebun, tanam ubi.  

Ditulis oleh: Maksimus Masan Kian

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Ini Hal yang Wajib Jadi Resolusi Hubunganmu dengan si Dia di 2018
Halaman:

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita