Topik
21 November 2017 09:19 WIB

Petani Cempa Sudah Mandiri Benih

Program 1.000 desa mandiri benih disambut baik oleh kelompok tani dan para petani.

Anas Tika Direktur UPB Tanete Tani Cempa Kabupaten Pinrang ()

dibaca 340 x

Pemerintah sejak tahun 2015 telah mencanangkan Desa Mandiri Benih. Dengan program tersebut, Pemerintah berharap petani tak lagi kesulitan mendapatkan benih unggul dan bermutu. Ujung-ujungnya, ketersediaan benih unggul tersebut akan mendongkrak produksi padi nasional dan terwujudnya swasembada beras.

UPB Tanete Tani Jaya Kelurahan Cempa, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, merupakan salah satu dari 1.000 pengelola desa mandiri benih di Indonesia. Direktur UPB Tanete Tani Jaya Cempa, Anas Tika, mengatakan, program 1.000 desa mandiri benih disambut baik oleh kelompok tani dan para petani, karena dapat memenuhi kebutuhan benih yang berkualitas dan tepat waktu kepada petani setempat.

Dikatakan Anas Tika, UPB Tanete Tani Jaya Cempa pada musim tanam lalu mampu merealisasikan produksi benih sebanyak 15 ton. Untuk musim tanam Oktober-Maret sudah menyiapkan 55 ton benih padi inpari 4, Ciherang, Mekongga dan 6,5 ton varietas IPB 3S.


Kementan: Dibandingkan Negara Lain, Harga Beras Indonesia Masih Normal

"Varietas yang kami tanam disesuaikan dengan kebutuhan varietas yang diinginkan petani di daerah ini misalnya Inpari 4, Ciherang, IPB 3S dan lain-lain sesuai yang disenangi dan cocok untuk ditanam petani disini," kata Anas Tika.

Bila mendatangkan benih dari antarkabupaten bahkan antarprovinsi tentunya dari segi varietas, waktu dan harga yang diharapkan para petani belum tentu sama.

Untuk menyesuaikan jadwal turun sawah dengan jadwal produksi benih bermutu maka di kecamatan Cempa telah menyusun jadwal tanam dalam pertemuan di balai penyuluhan pertanian Kecamatan (BP3K) dengan menghadirkan penyuluh pertanian, pengawas benih tanaman, pengamat organisme pengganggu tanaman, Babinsa, ketua kelompok tani, dan lain-lain yang terlibat dalam kegiatan pertanian untuk membicarakan pelaksanaan pertanian yang sedang berlangsung atau pun yang akan dilaksanakan.

Pada kesempatan itu lah ketua kelompok tani mengajukan rencana kebutuhan benih untuk pertanaman berikutnya, sehingga rencana tanam dari kegiatan Seribu Desa Mandiri Benih dapat menjadwalkan tanamnya sehingga kebutuhan benih yang akan datang dapat terpenuhi sesuai waktu, jumlah, varietas, mutu, tempat dan harga yang tepat. Dalam proses produksi benih di UPB Tanete Tani Jaya Cempa tidak lepas dari pendampingan dan pembinaan dari BPSB Maros.

Ditulis oleh: Abdul Salam Atjo

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Apa Upaya Kementan Meningkatkan Daya Saing Beras Indonesia?
Halaman: 
Admin : Nugrahenny Putri Untari

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait

suarakita

12 April 2018 12:07
Penulis Suara Kita

Catra Agfa

Total 3,511,502 Hits

Nana

Total 704,503 Hits

Herman

Total 691,356 Hits

De

Total 666,126 Hits

Andre

Total 475,468 Hits

Menulis Sampai Baik

Total 323,511 Hits

Rekomendasi

Cerahnya Prospek Budidaya Ubi Jepang

15 Agustus 2017 11:45