Jitunews.Com
17 November 2017 12:15 WIB

DP Besar atau Kecil, Konsekuensinya Tuh Apa?

Saat ini, Bank Indonesia (BI) membolehkan DP 15% untuk KPR dari sebelumnya yang 20%, malah yang sebelumnya lagi lebih besar lagi yakni 30%.

Penjaga stan memberikan informasi kepada sejumlah pengunjung saat Festival Properti Indonesia, di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (14/11). (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Membeli rumah memang beda dengan membeli barang kebutuhan lainnya. Harganya yang ratusan juta membuat kamu harus mencari upaya ekstra untuk bisa memilikinya. Lebih-lebih harga hunian kini bertambah mahal saja.

Akan tetapi, jangan menyerah, banyak cara kok agar kamu bisa punya rumah. Apalagi saat ini banyak instansi yang mau membantu pembiayaan membeli rumah selain bank, sebut saja BPJS Ketenagakerjaan.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sampai saat ini masih menjadi pilihan favorit untuk pembiayaan rumah. Nah, kebanyakan KPR mensyaratkan uang muka atau down payment (DP). Saat ini, Bank Indonesia (BI) membolehkan DP 15% untuk KPR dari sebelumnya 20%, malah sebelumnya lagi lebih besar lagi yakni 30%.

Biasanya orang lebih suka DP yang persentase atau nominalnya kecil. Semakin kecil DP, bahkan tanpa DP (0%), semakin dipilih. Wajar saja, karena dana dalam jumlah besar memang berat bagi kebanyakan orang.

Akan tetapi, tahu ga kamu? DP besar atau kecil, masing-masing ada konsekuensinya lho. Seperti apakah? Cermati penjelasan berikut ini:

Kalau DP Besar

Beberapa orang memang ada yang menyanggupi ketentuan DP sebesar 30 persen, bahkan 50 persen. Dengan membayar uang muka lebih besar dari ketetapan BI, konsekuensinya jumlah dana pinjamanmu di bank menjadi lebih kecil, sehingga cicilan per bulannya pun menjadi lebih ringan.

Akan tetapi, ini bisa dilakukan kalau dana yang kamu kumpulkan memang memadai. Akibat danamu terkuras untuk membayar DP besar, bisa saja kamu tak punya dana sisa untuk perbaikan rumah atau keperluan lainnya.

Kalau DP Kecil

Kalau DP sesuai ketentuan BI, 15%, masih kamu anggap ketinggian, kamu bisa mengambil fasilitas rumah subsidi yang DP-nya 10%, bahkan ada yang 5% saja.

Masalahnya, rumah subsidi biasanya berlokasi sangat jauh dari kawasan kota dan ukurannya jarang yang besar. Kalau buat kamu hal ini ga masalah, selama kamu bisa punya rumah, ya oke saja, kamu pilih yang DP-nya sangat kecil.

(Sumber: Rumah123)

Pesan Buat Kaum Milenial: Beli Rumah Aja Dulu, Up Grade Kemudian!
Halaman:
  • Penulis: Riana

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita