14 September 2017 16:06 WIB

Polisi Kendari Amankan Apoteker Terkait Kasus Obat PCC

Apoteker dan asistennya mengaku lalai karena tidak dapat menunjukkan resep dokter saat memperjual belikan obat Tramadol Ilustrasi kriminal. Sumber gambar: slate.com. ()

KENDARI, JITUNEWS.COM - Pihak kepolisian Kendari menangkap apoteker dan asistennya terkait penjualan obat PCC. Jajaran Resnarkoba Polda Sultra mendapat laporan dari masyarakat yang menggunakan obat PCC, Somadril, dan Tramadol yang mengakibatkan efek gangguan kejang-kejang dan berhalusinasi.

Susi Blusukan ke Kendari Tanpa Ditemani Pejabat Setempat

Dari hasil pengembangan sejak hari Selasa dan Rabu kemarin, polisi memeriksa apotek di Jalan Saranani, Kendari, dan mengamankan apoteker berinisial WYK dan asistennya A alias L.

"Pengembangan kasus yang kami lakukan, kami berhasil menemukan barang bukti sebanyak 1.112 pil Tramadol di apotek tersebut dan diperjualbelikan tanpa adanya resep dokter," kata Dir Resnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Satria Adhi Permana di Media Center Polda Sultra, Kendari, kamis (14/9).


Dilaporkan Model Cantik ke Polisi, Walkot Kendari: Saya Tidak Kenal Pelapor

Satria menyebut Somadril dan Tramadol merupakan bat  golongan G atau obat yang terlarang. Obat tersebut biasanya digunakan oleh seseorang setelah operasi untuk mengurangi efek dari rasa sakit, namun jika digunakan dengan dosis berlebihan bisa membahayakan bagi di pengguna.

Apoteker dan asistennya mengaku lalai karena tidak dapat menunjukkan resep dokter saat memperjual belikan obat Tramadol. Bahkan obat tersebut sudah diperjualbelikan selama tiga bulan terakhir.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial ST yang diduga menjual obat PCC. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan kasus dan melakukan pemeriksaan terhadap apotek di Kendari.

Dituding Pernah Tiduri Model Panas, Walkot Kendari: Saya Tidak Pernah Janji Menikahi

Penulis : Aurora Denata

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga

Jauhkan Cemilan Kala Nonton Film Sedih

20 September 2017 16:27
Berita Terkait
Rekomendasi