12 September 2017 15:57 WIB

Siapa Sangka Kutil Berpotensi Matikan Kaum Hawa Lewat Kanker Serviks

Dari data yang ada kanker serviks sejauh ini menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian bagi banyak wanita di dunia. Ilustrasi. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Permasalahan medis yang akrab menggelayuti wanita sekaligus sebagai jalan menuju kematian terbesar bagi kaum hawa selain kanker payudara adalah kanker serviks.

Habis Makan kok Laper Lagi? Ini Alasannya

Ya, kaum hawa memang rentan terserang penyakit mematikan tersebut. Salah satu penyebabnya tak lain dipicu oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Dari data yang ada kanker serviks sejauh ini menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian bagi banyak wanita di dunia.

Tapi, kanker serviks telah menjadi penyakit yang mematikan paling atas di Indonesia.


Lama Tidak Berhubungan Intim, Ini Dampak yang Didapat oleh Para Pria

Maka, para srikandi di tanah air wajib untuk menghadapi atau pun waspada akan bahaya resiko kanker serviks. Termasuk soal kiat-kiat pencegahannya. Parahnya, diagnosa kanker serviks sejauh ini belum bisa dilakukan secara langsung dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sel kanker serviks sendiri tumbuh sekitar lima hingga 10 tahun. Bahayanya, tak seorang pun dapat mendeteksi kapan kanker serviks menyerang. Berikut adalah salah satu hal yang harus diperhatikan para perempuan di Indonesia demi terhindar dari kanker serviks.

Pastikan Pasangan Tak 'Jajan Sembarangan' Agar Tak Ada Kutil

Melihat kasus Julia Perez dan seperti yang diakui artis seksi itu bahwa Gaston Castano telah berhubungan badan dengan perempuan lain. Jupe mengatakan bahwa mantan suaminya berselingkuh dengan dua wanita yang bisa dipastikan terjadi hubungan seksual.

Saat itu, bukti pakaian dalam berupa celana berwarna ungu di tempat pakaian cucian kotor juga disebut menjadi faktor yang mengindikasi bahwa Jupe terserang kanker serviks akibat perilaku seks bebas Gaston.

Hubungan Kutil dan Celana Dalam

Kutil akhirnya tumbuh dan berkembang akibat disebabkan oleh sebuah virus. Yang setelahnya akan menyebar ke seluruh tubuh.

Jika kaum hawa menemukan adanya kutil di bagian kewanitaan, maka hampir bisa dipastikan telah terinfeksi virus Human Papilloma yang ditularkan melalui kontak seksual.

Perlu dicatat, Virus HPV sangat mungkin tumbuh pada mereka yang tidak mengindahkan tingkat kebersihan yang paripurna. Bukan hanya soal celana dalam yang tak rutin diganti, memakai handuk atau pakaian yang bersamaan juga berisiko terkena virus ini.

Yang Harus Dilakukan Ketika Kutil Tumbuh di Area Kewanitaan

Kamu sangat disarankan selalu membiarkan area miss V tetap kering sebisa mungkin. Kamu juga diwajibkan mengenakan semua jenis underwear dari bahan katun yang lembut.

Sebab, ada banyak bahan yang bisa mengiritasi kutil di organ kewanitaan serta buruk bagi kelembapan organ miss V. Apa yang terjadi jika kamu tidak melakukan tindakan medis saat sudah tahu munculnya kutil di miss V?

Sangat buruk, sebab tanpa adanya perawatan medis maka kamu berisiko tinggi terserang virus HPV yang berkaitan dengan kanker serviks, dubur dan penis. Penting untuk diingat, tidak semua jenis virus berasosiasi dengan jenis kanker di atas.

Jadi, sebaiknya tetap menjaga kebersihan organ intim dan celana dalam serta melakukan tes kesehatan untuk menemukan adanya kanker atau tidak.

Pentingnya Olahraga Ringan bagi Kesehatan

Penulis : Syukron Fadillah

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi