12 September 2017 11:03 WIB

Gelar Bazar Produk Perikanan, KKP Gaungkan 'Kampanye Laut Bebas Plastik'

Demi menyosialisasikan 'Kampanye Laut Bebas Plastik', saat hari pertama bazar, panitia dari KKP membagikan Pin Laut Indonesia Bebas Sampah Plastik kepada peserta atau tenant yang mengikuti bazar, sekaligus menyerukan agar mereka tidak menawarkan kantong Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. (JITUNEWS/Latiko A.D)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selama dua hari ke belakang, yakni tanggal 7-8 September 2017 lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar bazar produk perikanan di area parkir Kantor KKP Gedung Mina Bahari 3, Gambir, Jakarta Pusat.

Nilanto Perbowo: KKP Butuh Data Pengusaha Perikanan Untuk Tentukan Arah Kebijakan ke depan

Bazar tersebut dimaksudkan sebagai sarana promosi produk perikanan sekaligus mendekatkan produk perikanan dengan konsumen, serta mengenalkan produk hasil inovasi hasil perikanan.

Adapun, bazar tersebut diikuti oleh 42 pedagang produk perikanan dan 60 pedagang non produk perikanan. Yang mengagumkan, total omzet yang diperoleh peserta bazar tersebut menembus angka Rp 200-300 juta, dengan produk yang ditawarkan adalah olahan ikan, ikan beku, ikan segar, olahan rumput laut, kuliner ikan, siomay, bandeng crispy, ikan segar dan beku.


Nilanto Perbowo: Ekspor Perikanan Naik 4,28 Persen, Kenaikan Tertinggi ke USA

Tak seperti bazar sebelumnya, dalam pelaksanaan bazar kali ini ada yang berbeda. Ya, KKP sebagai tuan rumah nyatanya mengusung 'Kampanye Laut Bebas Plastik' untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Seperti kita ketahui bersama, saat ini banyak kantong plastik digunakan oleh pedagang dan pembeli. Pengunjung bazar lingkup KKP pun sebelumnya diimbau agar membawa tas belanja ramah lingkungan. Hal tersebut dilakukan satu hari sebelum pelaksanaan kampanye.

Demi menyosialisasikan 'Kampanye Laut Bebas Plastik', saat hari pertama bazar, panitia dari KKP membagikan Pin Laut Indonesia Bebas Sampah Plastik kepada peserta atau tenant yang mengikuti bazar, sekaligus menyerukan agar mereka tidak menawarkan kantong plastik kepada pembeli. Dan, hampir seluruh tenant yang mengikuti bazar KKP menerima pesan tersebut dan meneruskan pesannya kepada pembeli.

Kemudian, saat bazar hari kedua, panitia pun melakukan penggalangan dukungan berupa pengumpulan tanda tangan komitmen, swipping kantong plastik dan diganti dengan kantong ramah lingkungan.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini dan tidak keberatan untuk menanyakan apakah bapak/ibu membawa tas sendiri," ungkap salah satu tenant yang mengikuti bazar KKP tersebut.

Di kesempatan yang sama, Dirjen PDSPKP-KKP, Nilanto Perbowo, pun mengapresiasi 'Kampanye Laut Bebas Plastik' ini. Ia pun lantas memberikan seruan tegas kepada masyarakat sama-sama bergerak untuk menggunakan plastik seminimal mungkin.

"Ayo kita mulai sama-sama bergerak untuk menggunakan plastik seminimal mungkin. Kita gantikan dengan bahan yang lain, apakah dengan kain bahkan kertas sebagai alat untuk menyimpan, membawa produk apapun yang kita gunakan selama ini agar supaya mengurangi beban lingkungan yang semakin berat akibat pencemaran yang ada," imbau Nilanto seraya membubuhkan tanda tangan sebagai wujud dukungan pengurangan sampah plastik.

Nilanto pun lantas berpesan kepada para tenant bazar dan pengunjung yang hadir tentang pentingnya pelestarian laut. Menurutnya, langkah sederhana seperti berhenti menggunakan kantong plastik ini mempunyai makna besar terhadap pelestarian lingkungan, khususnya laut Indonesia.

"Kampanye seperti ini merupakan langkah sederhana namun bermakna besar dalam menyadarkan kita semua atas besarnya kontribusi sampah plastik Indonesia ke laut dan pentingnya pengurangan kantong plastik. Karenanya, mulai sekarang mari kita membawa tas belanja sendiri untuk setiap kali berbelanja dan membawa botol minuman sendiri untuk mengurangi penggunaan botol sekali pakai. Ini merupakan benang merah atas terwujudnya laut Indonesia bebas sampah plastik agar menghasilkan ikan yang sehat untuk mendukung kebutuhan protein manusia," seru Nilanto.

Sebagai informasi, kegiatan kampanye yang berjudul 'Gerakan Bersama Singkirkan dan Urusi Sampah Plastik' atau yang disingkat BUSUSI ini diinisiasi oleh Irwan Fakhri, Kabag Kinerja Biro Perencanaan KKP dan Esti Budiyarti, Kabag Hukum Kerja Sama dan Humas Ditjen Penguatan Daya Saing, yang baru-baru ini mengikuti diklat Reform Leader Academy yang dilaksanakan Lembaga Administrasi Negara.

Dan, acara bazar produk KKP dan 'Kampanye Laut Bebas Plastik' ini pun didukung Darma Wanita Persatuan KKP dan berbagai instansi di lingkungan KKP, seperti Pomad, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

 

Nilanto Perbowo: Indonesia Eksportir Udang Nomor Satu di AS

Penulis : Riana

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi

Simak, Peta Ikan Hias Indonesia

6 September 2017 14:06

KKP Stop Impor Ikan Nila

28 Agustus 2017 18:22