Jitunews.Com
23 Agustus 2017 19:45 WIB

Nizar Zahro Kecam Kehadiran Maskapai dengan Pramugari Berbikini di Indonesia

Menurutnya hal tersebut sangat tidak sesuai dengan budaya yang dianut oleh Indonesia, karena sangat jauh dari kesan kesopanan

Anggota Komisi V DPR RI, Nizar Zahro. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Masuknya maskapai dengan pramugari berbikini di Indonesia menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya anggota Komisi V DPR RI, Nizar Zahro. 

Menurutnya hal tersebut sangat tidak sesuai dengan budaya yang dianut oleh Indonesia, karena sangat jauh dari kesan kesopanan. 

"Maskapai itu pelayanannya tidak mencerminkan aspek budaya keindonesiaan. Malah sangat bertentangan dengan kultur masyarakat Indonesia," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/8). 



Politisi Ini Mengiyakan Banyak Catatan Miring di Kemendes

Politisi Gerindra ini mengaku bahwa pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan belum ada membicarakan pemberian izin terhadap maskapai tersebut kepada Komisi V DPR RI. 

"Tidak pernah ada konsultasi atau pemberitahuan kepada komisi V terkait adanya izin kepada maskapai Vietjet Air," jelasnya. 

Dalam hal ini, pihaknya juga mengecam kehadiran Menteri Perhubungan dalam acara launching maskapai tersebut, karena hal tersebut dinilai tidak etis. 

"Kami juga mengecam kehadiran kemenhub dalam acara launching itu," pungkasnya. 

Nizar pun menegaskan akan berkoordinasi dengan pimpinan komisi V DPR RI untuk memanggil menteri perhubungan. Sebab kebijakan tersebut sangat tidak etis. 

"Memang ini bisnis. Tapi jangan sampai hanya mementingkan profit lalu mengesampingkan etika - etika yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia," pungkasnya. 

Soal perizinan ini masalah teknis kementerian terkait. Bagi DPR selama izin tersebut sudah sesuai dengan perundang-undangan yg berlaku maka tidak menjadi masalah. Bila nantinya dalam praktiknya ditemukan ada pelanggaran terhadap UU maka DPR akan mengambil tindakan tegas. 

Apalagi sudah ada jaminan dari manajemen maskapai tersebut yang tidak akan memberikan fasilitas pramugari berbikini untuk penerbangan dari dan ke Indonesia. 

Harapannya komitmen ini tetap dijaga, dan jangan sampai ada pelanggaran, jika ada pelanggaran maka DPR akan meminta pemerintah untuk menghentikan operasional maskapai tersebut.

Citilink Indonesia Gelar Halal Bihalal
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar, Aurora Denata

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita