15 Agustus 2017 16:04 WIB

Cobain 5 Tempat di Semarang Saat Malam Hari Ini Pasti Ketagihan

Mulai dari wisata mistis hingga makan malam di warung nasi goreng yang telah berdiri selama 46 tahun. Lawang Sewu - Sumber foto:eventsemarang.com ()
dibaca 387 x

Kalau saya tanya, apa yang harus dilakukan ketika di Semarang?

Serunya Wisata Alam dan Air di Cibalung Happy Park Bogor

Mungkin dari Anda akan menjawab membeli Lumpia dan Wingko, berkunjung ke Lawang Sewu atau ke Kota Lama. Eitss, Semarang punya banyak tempat asik dan kece, apalagi buat milenial berswafoto bersama orang terkasih. Gak hanya tempat, Semarang juga punya banyak kuliner yang wajib dikunjungi.

Nah, kali ini saya akan mengajak Anda yang gak punya waktu lama di Semarang atau hanya beberapa jam saja di Semarang tapi di malam hari. Penasaran? Simak ya, lima hal yang harus dilakukan saat di Semarang pada malam hari.


Yuk! Kunjungi Destinasi Wisata 'Kepingan Surga' yang Mempesona

Menikmati gemericik air di Banjir Kanal

Pembangunan kawasan banjir kanal barat menghabiskan Rp 288 miliar sepanjang 9,2 km. Dulunya, kawasan ini hanyalah semak belukar dan kotor. Berkat inovasi pemerintahnya, maka kawasan ini sangat elok untuk merenung atau menikmati udara malam. Apalagi untuk jogging di malam hari, karena terdapat track lari buat Anda.

Jembatan Banjir Kanal Barat Semarang. Foto: instagram.com/hudarahm 

Lampu penerangan yang disuguhkan pun bikin suasana malam menjadi syahdu, apalagi jembatannya juga dihias sehingga terlihat seperti jembatan Golden Gate di San Fransisco, AS.

Merasakan Mistisnya Lawang Sewu

Dulu, Lawang Sewu merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Lokasinya tepat di depan bundaran Tugu Muda yang dulunya disebut Wilhelminaplein. Sempat tak terurus, membuat gedung ini terkesan angker dan sebagai tempat bersemayam makhluk halus.

 Lawang Sewu di malam hari - Sumber foto: Kaskus.id

Ingin mengubah kesan tersebut, Pemerintah melakukan revitalisasi Lawang Sewu. Kini, tak ada kesan horor sama sekali. Jika ingin berfoto di sini, dapatkan shot dengan tugu muda yang lokasinya berdekatan dengan Lawang Sewu. Tentunya, perhatikan kendaraan yang berlalu lalang.

Berjalan Kaki Berkeliling di Kawasan Kota Lama

Kawasan Kota Lama akan menawarkan banyak pengalaman dan spot bagus untuk berswafoto dan berbelanja barang antik. Di sini, buat anda yang menyukai barang antik bisa melihat-melihat barang yang dijajakan tak jauh dari Taman Sri Gunting yang selalu ramai.

 Gereja Blenduk, Kota Lama - Sumber foto: http://www.anekawisataseru.com

Beberapa spot foto terbaik ada di depan Gereja Blenduk dan akar pohon yang menjuntai di tembok menambah kesan bahwa Kota Lama itu sangat tua. Saat asik berfoto, tetap perhatikan barang bawaan terutama saat memegang hp atau kamera, karena lokasinya juga merupakan jalan raya.

Aneka Kuliner di Pecinan Semawis

Rasanya, tak lengkap jika hanya berswafoto. Perut juga perlu diisi dengan aneka makanan khas Semarang dong. Kawasan Pecinan ini sangat wajib dikunjungi. Deretan toko di siang hari disulap menjadi deretan kuliner dengan lapak kursi dan meja, yang bikin kita akan kalap untuk menyantap semuanya.

 

Tak usah khawatir dengan kendaraan motor atau mobil, karena sepanjang jalan di Pecinan ditutup seperti yaitu jalan Gang Besen, Gang Belakang, Gang Tengah, Gambiran, dan Gang Baru sehingga kita akan nyaman untuk berkeliling dari ujung ke ujung.

Buat Anda yang ingin ke sini perlu diketahui bahwa pasar Pecinan ini hanya dibuka pada hari Jumat hingga hari Minggu dari jam 18.00 sampai 23.00 WIB.

Mencicipi Nasi Goreng Babat Buatan Nenek Mursinah yang Berdiri Sejak Tahun 1971

Namanya Nenek Mursinah, kata beliau usianya 76 tahun tapi saya taksir bisa lebih dari itu, sedangkan seorang wanita satunya adalah anak beliau. Lapaknya tidak begitu luas, tapi nyaman untuk menyantap nasi goreng buatannya.

 Nenek Mursinah - Sumber foto: Dokumentasi pribadi

Lokasinya berada di jalan Kranggan, tepat di samping PD Benang Fajar dan kalo pagi tempatnya merupakan pintu gerbang sekolah Yayasan pendidikan Kranggen SMP Salomo 2. Buka dari jam 6 malam sampai jam 1 pagi.

Ada dua menu yang dapat menjadi pilihan yaitu nasi goreng babat dan babat gongso. Kenapa anda harus mencoba ke sini? Karena Nenek Mursinah memasaknya dengan arang sehingga cita rasanya maknyuss sekali.

Ditulis oleh: Arsyad Iriansyah

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Resto ala Pedesaan Jepang di Kampoeng Koneng Sentul Bogor

Admin : Nugrahenny Putri Untari

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi