25 Juli 2017 11:30 WIB

Faedah Makanan Pedas, Banyak lho

Makanan pedas bukan sekadar merasakan sensasi berkeringat. Seperti paprika mampu mengirimkan sinyal yang membuat saraf otak merasakan sensasi kesenangan tersendiri... Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis 'Suara Kita'. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang mungkin timbul dari pengunggahan foto-foto tersebut. ()
dibaca 440 x

Makanan pedas bukan sekadar merasakan sensasi berkeringat. Seperti paprika mampu mengirimkan sinyal yang membuat saraf otak merasakan sensasi kesenangan tersendiri. Begitu pun kesehatan jantung meningkat.

Kepincut Kue Beras Pedas Korea

Perkiraan cuaca di tahun 2017 bahwa musim dingin akan lebih panjang atau lebih awal, diperkirakan mulai September nanti. Sehingga makanan pedas yang menghangatkan suhu tubuh bisa menjadi prioritas. Pedas itu mudah mengeluarkan banyak keringat, sehingga dianggap juga sebagai diet.

Penikmat makanan pedas merasakan sensasi makan yang membakar lemak dengan berkeringat. Namun di balik itu, banyak manfaat yang tersembunyi dari makanan pedas yang membakar kalori.


Balut: Lezat Tapi

Jika makan lada, kandungan senyawa dalam lada akan mempercepat kemampuan tubuh untuk membakar lemak sebanyak delapan persen -- demikian menurut laporan Huffpost Canada.

Secara ilmiah, laporan Huffpost Canada menyampaikan, bahwa makanan pedas ada pengaruhnya ke otak, seperti paprika mampu mengirimkan sinyal yang membuat saraf di otak merasakan sensasi kesenangan tersendiri. Otak menjadi terangsang untuk menggerakkan tubuh beraktivitas secara agresif.

Makanan pedas yang mengandung rempah-rempah -- membuat kesehatan jantung jadi meningkat. Berdasarkan studi analisis diet global, orang yang banyak makan rempah-rempah maka risiko terkena serangan jantungnya lebih kecil.

Makanan pedas memiliki kemampuan menghilangkan efek low-density lipoprotein atau kolesterol jahat, sekaligus mengurangi peradangan.

Faedah lain, menurut penelitian lain dari Inggris menemukan kesimpulan, makanan pedas bertindak sebagai agen pelawan kanker. Dalam uji klinis, senyawa dari makanan pedas dapat membunuh sel-sel jahat yang bersemayam di paru-paru dan pankreas.

Sebuah studi pada tahun 2015 yang diterbitkan oleh British Medical Journal, bahwa orang-orang yang makan makanan pedas sebanyak enam sampai tujuh kali seminggu memiliki risiko kematian dini 14 persen lebih rendah.

Ditulis oleh: Yusran Edo Fauzi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Wow, Battle Chef di Batam

Admin : Vicky Anggriawan

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait

Kepincut Kue Beras Pedas Korea

21 Maret 2014 17:45

Balut: Lezat Tapi

1 April 2014 18:30

Wow, Battle Chef di Batam

1 April 2014 17:04
Rekomendasi

Ciri-ciri Bakso yang Mengandung Babi

4 September 2017 02:55

Cara Daftar Jadi Partner GO-FOOD

21 Agustus 2017 17:25