17 Juli 2017 02:41 WIB

Resto ala Pedesaan Jepang di Kampoeng Koneng Sentul Bogor

Hanya 10 menit dari Kota Bogor dan 20 menit dari Jakarta via Tol Jagorawi, Anda bisa menemukan resto sekaligus tempat relaksasi ala alam pedesaan Jepang Resto ala Pedesaan Jepang di Kampoeng Koneng Sentul Bogor (Jitunews/Yusran Edo Fauzi)

BOGOR, JITUNEWS.COM - Seorang wanita karier, Rahmayani Uthe Nasution, yang pernah 15 tahun bermukim di berbagai daerah wisata di Jepang, merasa kenyang menyerap pengetahuan bagaimana Jepang jago menjual wisata alam yang dibungkus dengan bisnis kuliner. Tekadnya ingin membangun di pinggiran Jakarta dengan segala keunikan yang ia dapat di Jepang.

Usai Tendang Motor, Bima Arya Tunjuk Mantan Petinju Kelas Berat Jadi Kasi Perpakiran Dishub Bogor

Begitu pulang ke tanah air, ia langsung membangun destinasi wisata alam dengan bangunan natural gubuk-gubuk bambu yang dikombinasi kayu dan atap daun kelapa di atas lahan yang berkontur naik-turun seluas 2.300 m2 di tepi Jalan Tapos, Desa Bojong Koneng, Sentul Selatan, Kabupaten Bogor.

Di tempat itu pengunjung bisa merasakan suasana relaksasi yang masyuk asyik di tempat makan lesehan di gazebo dan rumah santai untuk merenung, baca buku, menulis atau bertafakur. Di sekitarnya, menghampar ladang kebun dan taman-taman bunga yang romantis diiringi gemericik suara air pancuran, dengan panorama gugusan pegunungan dan Gunung Pancar serta nun jauh di sana tampak Gunung Gede-Pangrango dan Gunung Salak. Ada jugan view sunrise dan sunset yang dengan leluasa dapat dijepret dengan kamera.


Kapolri Tito Karnavian Berlibur ke Labuan Bajo

 

Lokasi itu diberi nama ”Restoran Keluarga Kampoeng Koneng” yang diadopsi dari keunikan restoran alam di Jepang, namun mengedepankan tradisi lokal Sunda di antaranya memberi sambutan selamat datang dengan gerakan tubuh yang khas dari kesantunan budaya Sunda.

Kenapa disebut restoran keluarga? ”Kampoeng Koneng bukan sekadar tempat singgah makan, tetapi enak berlama-lama untuk bersenda gurau dengan keluarga. Setelah makan, ada tempat anak-anak bermain-main layaknya di pekarangan rumah yang ideal dengan taman yang asri. Ada banyak spot selfie yang eye catching,” tutur Rahmayani Uthe Nasution kepada Jitunews.com.

Selain untuk mengenal kembali alam pedesaan yang eksotik, para tamu juga dilayani dengan sajian beragam menu top khas kampung se-nusantara. Bukan hanya menu Sunda saja. Tujuannya untuk mengakomodir selera tamu dari berbagai daerah dan mancanegara.

Menu yang paling disukai tamu nasi Liwet Kastrol yaitu nasi yang dinanak dengan panci zaman baheula, kemudian dibungkus daun, dengan lauk Gurame Rawit Lemon dan Sayur Karedok. Namun, sebaiknya pengunjung memesan lebih dahulu dua hari sebelum kedatangan, supaya tersedia tempat yang leluasa, karena tempat ini setiap hari kedatangan banyak tamu.

Kampoeng Koneng beroperasi sejak satu tahun lalu yang telah dikunjungi banyak turis asal Jepang melalui promosi dari mulut ke mulut teman-temannya dari Jepang dan media sosial serta website. Untuk menempuhnya juga tidak sulit dari Jakarta hanya 20 menit dan dari Bogor hanya 10 menit via Tol Jagorawi masuk dari pintu Tol Sentul Selatan, hanya saja harus di luar jam macet.

Kampoeng Koneng termasuk binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, agar memenuhi standar Sapta Pesona Pariwisata termasuk mempertontonkan budaya tradisional Sunda dan menjual kerajinan tangan khas Sunda.

6 Julukan Terkenal Indonesia di Mata Dunia

Penulis : Yusran Edo Fauzi,Aurora Denata

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi