Jitunews.Com
4 Juli 2016 07:45 WIB

Tips Jitu Agar Mudik Tetap Fit Menurut Ahli Gizi

Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat atau gula yang mengandung 2-3 molekul yang kompleks serta kaya serat

Keluarga yang mudik menggunakan sepeda motor. (Istimewa)

BOGOR, JITUNEWS.COM – Guru besar Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB, Prof Rizal Damanik, memberikan sejumlah tips agar masyarakat yang akan mudik Lebaran tetap bugar dan fit, salah satunya dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks.

"Konsumsi makanan yang bergizi sebelum dan selama perjalanan sebagai sumber tenaga. Jaga asupan makanan selama perjalanan dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks," kata Prof Rizal, dikutip dari netralnews.

Prof Rizal mengatakan, karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat atau gula yang mengandung 2-3 molekul yang kompleks serta kaya serat. Karena jumlah molekulnya lebih banyak, karbohidrat diserap lebih lama atau secara bertahap oleh tubuh sehingga energi yang dihasilkan dalam tubuh berlangsung terus menerus dan berkala.



Gula Kayu Jadi Solusi Atas Asupan Gula Berlebih pada Masyarakat

Contoh makanan mengandung karbohidrat kompleks adalah biji-bijian dan kacang-kacangan, termasuk beras merah, jagung dan gandum.

"Kita tidak akan cepat lapar. Untuk memenuhi kebutuhan akan serat agar tetap segar dan fit, dianjurkan untuk lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur," beber Prof Rizal.

Agar selama perjalanan mudik tetap fit dan bugar, makan cukup protein untuk menjaga kestabilan gula darah dan mencegah energi turun secara drastis.

"Proteinnya juga membuat perut terasa kenyang lebih lama," tutur Prof Rizal.

Menurutnya, asupan protein sebaiknya dari unsur hewani karena komponennya lengkap. Misalnya ayam, ikan-ikatan, telur atau produk susu olahan.

Tips mudik berikutnya, kata Prof Rizal, pilihlah makanan sehat dan segar ketika berhenti untuk membeli makanan. Hindari makan makanan yang tidak sehat seperti junk food (makanan tinggi kalori namun minim gizi).

"Upayakan makan makanan yang diolah dari bahan utuh misalnya restoran Sunda, Jawa atau Padang. Akan lebih baik membawa bekal sendiri yang dikonsumsi kurang dari 6-8 jam dari waktu pembuatan," kata Prof Rizal.

Prof Rizal juga mengingatkan para pemudik untuk tidak membiasakan diri menahan membuang air kecil, terutama bagi wanita, karena dapat mempercepat terjadinya radang kantung kemih.

"Radang kantong kencing lebih rentan bagi wanita karena uretra wanita lebih pendek daripada uretra pria yang lebih besar dan lurus. Kondisi ini memudahkan kuman menginfeksi," ujar Prof Rizal.

Sedangkan, bagi pemudik ibu hamil dan menyusui, lanjut Prof Rizal, kebutuhan nutrisi ibu dan bayi harus terpenuhi. Untuk itu, pastikan sudah berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi ibu dan bayi sebelum memulai perjalanan.

"Siapkan obat-obatan sederhana seperti anti diare, sakit kepala, anti alergi, anti mual dan muntah, serta obat sakit maag. Ketersediaan obat sangat membantu untuk pertolongan pertama," saran Prof Rizal.

Pemudik juga diingatkan untuk menyediakan krim atau balsem penghangat badan. Bagi pemudik yang memiliki penyakit kronis, misalnya diabetes melitus, hipertensi, ashma, kolesterol tinggi dan asam urat tinggi, harus selalu membawa obat-obatan yang rutin dikonsumsi dengan jumlah yang cukup, baik selama berada di kampung maupun saat kembali.

"Karena dalam suasana Lebaran ini, apotek dan toko obat yang buka selama perjalanan atau saat berada di kampung halaman sulit diprediksi," pungkas Prof Rizal.

Penjelasan Dokter Tentang Kehebatan Gula Kayu Terhadap Kesehatan Manusia
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita