30 Juli 2015 00:00 WIB

Sebentar Lagi Sido Muncul Akan Sulap 2 Desa Ini Jadi Agrowisata

Berencana ingin membangun Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul menjadi kawasan agrowisata ilustrasi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini pembuatan agrowisata terus bermunculan. Salah satunya PT Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) yang baru-baru ini berencana ingin membangun Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul menjadi kawasan agrowisata. 

Menikmati Indahnya Bunga di Kawasan Agrowisata Yosowilangun

Terkait rencana itu, Sido Muncul bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan Usaha dan Investasi Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (Dirjen PPHP) Kementrian Pertanian, mengadakan training of trainer (TOT) dan budi daya tanaman buah selama empat hari, di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Peternakan (BPSDM-Nak) Ungaran, Semarang. 

Pelatihan tersebut diikuti oleh sekitar 100 orang dari kalangan para petani, karang taruna, ibu-ibu PKK dan Gapoktan. "Selama ini petani itu kan tanam buah, tengkulak datang, dibeli murah. Saya inginnya seperti taman buah Mekarsari. Berwisata, buahnya matang dipohon, bisa makan ditempat," kata Direktur Utama (Dirut) Sido Muncul, Irwan Hidayat, saat penutupan pelatihan di Agrowisata Sido Muncul, beberapa waktu lalu. 


Serunya Menikmati Dinginnya Wisata Kebun Teh Kertowono

Menurut Irwan, berdasarkan penelitian, Diwak cocok untuk ditanami buah durian. Sementara, Bergas Kidul cocok untuk komoditas buah alpukat. 

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat desa rempah yang sudah dilakukan Sido Muncul sejak 2014. 

"Jadi yang dilatih ini adalah para pelatih. Diharapkan mereka mau mengajarkan ke warga lain sehingga pada akhirnya di wilayah desanya bisa menjadi sebuah kawasan agrowisata. Kita sendiri ada Agrowisata Sido Muncul yang tiap bulan dikunjungi 6.000 orang. Kita bisa tawarkan ke pengunjung jika dua desa ini siap,” beber Irwan. 

Agus Sukoco (45) ketua kelompok tani Karya Tani Desa Diwak mengapresiasi langkah Sido Muncul yang telah memfasilitasi pelatihan tanaman buah dan tanaman obat, sekaligus mendorong pengembangan potensi agrowisata di desanya. Rencana pengembangan desa sebagai desa wisata buah, menurut Agus, akan menunjang keberadaan obyek wisata air panas yang ada di Diwak. 

"Nanti kami diberi bantuan bibit dan diharapkan dua sampai tiga tahun kemudian sudah bisa menghasilkan. Di desa kami ada 76 petani yang terbagi menjadi dua kelompok tani, dengan 11 hektar lahan yang bisa kami kembangkan jadi kawasan agrowisata,” kata Agus

Kabar Gembira! Pemkab Solok Akan Kembangkan Kebun Manggis Jadi Agrowisata

Penulis : Hasballah

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Rekomendasi

Selama 2018 Hindari 7 Destinasi Ini

11 Januari 2018 13:00