2 April 2015 10:40 WIB

Diana Nazir, Desainer Interior yang Inspiratif

Ia menciptakan sebuah gebrakan, yakni pameran di mana art dan desain dijadikan satu

Diana Nazir

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tak terasa wanita ayu ini telah 24 tahun berkecimpung di dunia desain interior. Diana Nazir pemilik perusahaan desain interior PT Artura Inasanindo dan perusahaan desain lainnya. Ia pernah menyabet berbagai penghargaan nasional, antara lain HDII Awards untuk kategori komersial lounge perusahaan maskapai penerbangan Garuda Indonesia tahun 2010, Chinese Style IAI Award 2009 Asia Pacific International Design Awards untuk kategori ‘CAVA’ restaurant project, Jakarta dan Asia Pacific Interior Design Biennial Awards untuk kategori ruang hotel The Edge Project, Bali, dan ‘Most Inspiring Architect & Designer’ dari iDEA Rumah Award 2014.

Diana dipercaya menjadi juru kompetisi desain produk industri dalam ajang BeKreatif (Gebyar Seni Kreatif) Indonesia 2015 di Bandung pada November mendatang. Menurutnya, para insan kreatif harus memanfaatkan kompetisi ini, dan diharapkan bermunculan karya-karya monumental yang mampu menembus pasar global.

Wanita yang ramah ini dilahirkan di Jakarta, 27 september 1966. Ia lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Jurusan Desain Interior Universitas Trisakti, Jakarta, tahun 1990. Ia dan beberapa temannya menciptakan sebuah gebrakan, yakni menggagas pameran di mana art dan desain dijadikan satu.


Dekorasi Hunian dengan Sentuhan Futuristik, Tertarik?

“Dulu kan benar-benar terbelah, art dan desain jalan sendiri-sendiri. Semenjak lima tahun yang lalu, kami membuat pameran namanya Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD), pameran yang menggabungkan desain, seni, teknologi, hiburan dan industri perhotelan,” ungkapnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sejumlah seniman dari berbagai bidang seperti desainer, pelukis, pematung, fotografer, berkolaborasi menampilkan karya mereka. ICAD menjadi ajang desain dan seni kontemporer yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Bukan hanya pameran desain dan seni, penyelenggaraan ICAD yang berlangsung satu bulan juga menampilkan workshop, talkshow, dan berbagai kegiatan lainnya. Pembicara yang dihadirkan bukan hanya dari kalangan seniman dan desainer, tapi juga ada sutradara, ahli pendidikan, sampai menteri. ICAD bukan hanya tentang seni dan desain, tapi juga tentang inspirasi dan kreativitas.

“Inilah pesta yang merayakan kekuatan kreativitas dan berekspresi,” terangnya.

Diana yang sejak kecil berminat di bidang art dan desain ini salah seorang yang membidani lahirnya Yayasan Desain and Art Indonesia.

Trik Sulap Ganti Dinding Jadi Lemari Kabinet
Halaman:
  • Penulis: Ali Hamid

Penulis Suara Kita